Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

OPINI Cristeddy Asa Bakti: Menentukan Posisi di Era Digitalisasi

Revolusi industri 4.0 yang sekarang sedang ramai diperbincangkan bahkan diangkat menjadi salah satu topik pada debat capres pada tahun 2019.

Editor: abduh imanulhaq
arenalte.com
Ilustrasi Digitalisasi 

Pemanfaatan internet yang belum optimal sudah mampu membuat pergeseran perilaku masyarakat. Jika dulu kesulitan untuk mencari orang yang mau mengantarkan ke tempat tujuan dengan tarif yang pasti hal tersebut mulai dikikis dengan kehadiran ojek & taksi online.

Ketika cuaca tak bersahabat kita butuh makananpun sekarang tak perlu repot sudah ada cara pesan makanan secara online. Anak-anak jaman sekarang sudah jarang  yang melihat televisi, mereka lebih sering melihat channel di Youtube yang bisa diganti-ganti kapan pun mereka bosan.

Media-media cetak pun mulai berpikir menghadapi perubahan ini, jika dulu lebih mengandalkan media cetak sekarang mulai memperkuat lini digital mereka. Koran yang dulu sering kita beli dan jika sudah bertumpuk-tumpuk banyak bisa kita jual per kilo sekarang sudah menjadi tumpukan berkas buku elektronik yang bisa kita simpan di HP dan bisa dibawa ke mana saja dengan mudah.

Sungguh suatu kehidupan yang sungguh menarik, mudah, menyenangkan dan tidak bisa kita bayangkan sebelumnya. Meskipun merasakan nikmatnya hidup di era digital tetapi tetap ada disrupsi yang terjadi. Contohnya di dunia percetakan terjadi efisiensi karena sekarang banyak media cetak yang melakukan pengetatan ikat pinggang.

Bagaimana nasib para pekerjanya? Tentunya sejarah dari revolusi industri yang lampau sudah mampu menjawabnya. Taksi online yang adapun sudah mampu membuat “pemain incumbent” kalang kabut.

Omset pendapatan taksi konvensional tergerus dikarenakan harus berbagi kue dengan pemain baru. Hal itu mau tidak mau membuat para pengemudi taksi konvensional memikirkan cara lain supaya bisa memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Negara kita dihadapkan pada pilihan untuk memilih kehadiran internet sebagai ancaman atau tantangan. Sebagai ancaman jika kita tidak menyikapi dengan baik dan malah menganggapnya sebagai musuh.

Sebaliknya sebagai tantangan akan kehidupan baru yang lebih baik dan menyenangkan jika mampu menyikapi dengan tepat. Banyak pekerjaan-pekerjaan yang tidak kita temukan di zaman dulu tetapi muncul di  era revolusi industri 4.0 entah itu sebagai content creator, youtuber , model endorse , berjualan toko online atau jika ingin yang lebih berat sebagai data analyst, system analyst, programmer dan lain sebagainnya. 

Jadi pilihan ada pada kita. Arus perubahan zaman sudah tidak bisa dibendung. Mari pada era ini kita menentukan posisi kita secara tepat.

Revolusi industri berbicara juga mengenai revolusi manusia. Jadi jika ada istilah “posisi menentukan prestasi” maka inilah saat yang tepat untuk kita menempatkan diri sebagai orang yang berguna bagi bangsa kita. Bangsa Indonesia yang merdeka dan berdaulat. (*)

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved