Terungkap Penderita Pertama Virus Corona 2019 di Wuhan China!
Virus Corona 2019 pertamakali ditemukan pada 8 Desember 2019 di Pasar Ikan Wuhan China. Individu terinfeksi pertama virus corona Wuhan adalah penjaja
Penulis: Puspita Dewi | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM- Jumlah korban meninggal dunia akibat Virus Corona Wuhan China atau 2019-nCoV terus bertambah.
Pihak otoritas China mengumumkan, sebanyak 170 orang meninggal dunia karena terinfeksi virus corona pada Kamis (30/1/2020) pagi, dari 132 pada Rabu siang.
Sementara itu, ada 7.864 kasus terkonfirmasi Virus Corona.
Virus Corona 2019 pertamakali ditemukan pada 8 Desember 2019 di Pasar Ikan Wuhan China.
Individu terinfeksi pertama virus corona Wuhan menurut Pusat Sains dan Teknik Sistem (CSSE) di Universitas Johns Hopkins ditemukan di antara para penjaja kios di Pasar Makanan Laut Cina Selatan, Wuhan.
Pasar ikan Wuhan China tersebut kemudian ditutup pada 1 Januari 2020.
Data terbaru yang dipublikasikan Journal of Medical Microbiology menjelaskan bahwa kode-kode protein atau materi genetik Virus Corona 2019-nCov ini merupakan rekombinasi dari Virus Corona asal kelelawar dan ular.
Terutama pada selubung virus, yang dapat mengenali reseptor sel inang pada manusia.
Dengan kata lain Virus Corono 2019-nCov ini merupakan kombinasi virus corona yang berasal dari kelelawar dan ular.
• Terbaru Virus Corona, 170 Meninggal 7.000 Orang Terpapar di China, Mayoritas di Wuhan
• Wabah Virus Corona, Pemprov Jawa Tengah Awasi 5.778 Tenaga Kerja Asing asal China
Pasar ikan Wuhan memang menjual banyak daging-daging hewan liar seperti kelelawar, ular, tikus, kalajengking, anjing dan sebagainya.
Disebutkan pula bahwa 2019-nCoV diduga kuat berasal dari kelelawar, berdasarkan analisis pada tingkat genom secara keseluruhan.
Ilmuwan di China mengatakan Virus Corona ini 'melompat' dari kelelawar ke ular, yang dijual di pasar ikan di Wuhan, baru selanjutnya ke manusia.
Wabah virus corona menyebabkan kota Wuhan seperti kota mati.
Dilansir BBC (24/01/2020), penduduk setempat tidak dapat pergi setelah pemerintah memberlakukan pembatasan pergerakan mereka.
Kata WHO, Virus Corona meluas dengan cepat dan lebih banyak penderita kemungkinan akan dilaporkan dari berbagai bagian China dan negara lain dalam hari-hari mendatang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/virus-corona-2019-menyebar-penjaja-pasar-ikan-wuhan-china-yang-pertama-terinfeksi.jpg)