Dewan Komisaris Bank Jateng Dilantik, Ganjar Titip Target Tujuh Persen
Tiga Dewan Komisaris Bank Jateng yaitu Edhi Christanto, Wawan Siswantono, serta Darsono dilantik, Jumat (31/1/2020).
Penulis: budi susanto | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tiga Dewan Komisaris Bank Jateng yaitu Edhi Christanto, Wawan Siswantono, serta Darsono dilantik, Jumat (31/1/2020).
Prosesi pelantikan yang digelar di Hotel Patra Jasa Semarang itu dipimpin Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.
Pelantikan dilanjutkan dengan menggelar Seminar Ekonomi bertajuk "Membidik Target Tujuh Persen".
Seusai memimpin pelantikan, Ganjar mengatakan, tiga dewan komisaris baru harus bisa membawa Bank Jateng lebih progresif.
• Rusunawa Khusus Pekerja di Kendal, Harga Sewa Paling Mahal Rp 231.900
• 4 Mahasiswa Studi di China Asal Banyumas Sudah Tiba, Pasca Diperiksa Tim Dokter: Cuma Pemantauan
• Harga Pertamax Turun Mulai Hari Ini, Operator SPBU Semarang Baru Mengetahui Tadi Malam
• Bendera Lambang Negara Rakyat Nusantara Ternyata Logo Merek Sepatu
"Bank Jateng harus progresif dan lebih aktif, dengan cara menjadi meeting poin atau konseling bisnis."
"Dimana Bank Jateng bisa mengambil peranan untuk akses keuangan."
"Dengan cara itu, kami yakin banyak yang menunggu peranan dari Bank Jateng," ucapnya.
Dilanjutkan Ganjar, selain memberi arahan menjadi konseling bisnis, ia meminta Bank Jateng bisa mendorong industri kreatif ataupun startup.
"Untuk langkah awal bisa dimulai menggandeng dan memfasilitasi industri kecil, termasuk industri kreatif serta startup," paparnya.
Ganjar menuturkan, untuk mewujudkan visi meningkatkan perekonomian di Jawa Tengah mencapai 7 persen, Bank Jateng harus mendorong dan memberi fasilitas usaha kecil.
"Kalau bisa jadi pionir dalam hal meningkatkan usaha mikro menjadi menengah."
"Dengan demikian roda perekonomian Jateng akan terus bergerak," kata Ganjar.
Terpisah, Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno berharap, dengan adanya dewan komisaris baru, kerja sama antardireksi menjadi semakin baik.
"Semoga kerja sama ini semakin kohesif guna mendukung pertumbuhan perekonomian di Jateng 7 persen," katanya, Sabtu (1/2/2020).
Supriyatno menerangkan, Bank Jateng harus terdepan serta hadir di tengah masyarakat.
"Jargon Bank Jateng sebagai Bank Masyarakat Jateng harus diwujudkan."
"Kalau bisa hadir dan memberi solusi dalam perekonomian mikro hingga makro," imbuhnya.
Ditambahkannya, untuk berpartisipasi dalam peningkatan perekonomian Jateng, Bank Jateng juga bersiap menyambut datangnya investasi.
"Tiga sampai lima tahun ke depan, Jateng akan didatangi banyak investor, kami sebagai intermediasi keuangan juga harus bersiap."
"Misalnya melakukan koordinasi dengan kepala daerah untuk kesiapan menyambut investor."
"Koordinasi yang dilakukan juga untuk menyiapkan tenaga kerja yang terdidik untuk menunjang iklim investasi di Jateng," tambahnya. (Budi Susanto)
• Guru Honorer Salatiga Ikuti Try Out Ujian CPNS, PGRI Jateng: Dikemas Layaknya Sungguhan
• Penataan Sembilan Pasar Kabupaten Tegal, Sebelum Lebaran Selesai, Anggaran Capai Rp 1,705 Miliar
• Kartu Tani untuk Judi Online, Gubernur Ganjar Terlihat Kesal, Berencana Temui Pelaku
• Ini Penyebab 5 Pekerja Pemasang Tiang Hangus Tersengat Listrik di Gayamsari Kota Semarang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tiga-dewan-komisaris-bank-jateng.jpg)