Bendera Lambang Negara Rakyat Nusantara Ternyata Logo Merek Sepatu
Bendera lambang negara rakyat nusantara ternyata logo merk sepatu. pengacara Yudi, mengatakan bahwa kliennya hanya melakukan penelitian.
Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUBNJATENG.COM- Bendera lambang negara rakyat nusantara ternyata logo merek sepatu.
pengacara Yudi, Nandang Wira Kusumah mengatakan bahwa kliennya hanya melakukan sesuatu untuk kepentingan penelitian.
"Mas Yudi katakan ke saya, saat 2015 dia sedang melakukan penelitian sehingga dia buat acara konferensi pers untuk menarik hati saudara-saudara kita yang tidak puas dengan pemerintah. Mas Yudi khawatir kalau diteruskan mereka bisa memaksa untuk merdeka," tutur Nandang, Jumat (31/1/2020) di Bareskrim Polri.
Nandang merasa langkah Yudi justru untuk menjaga ketuhanan NKRI.
Nandang mengaku kaget mengapa kliennya dijerat dengan tuduhan makar.
Terlebih di awal, kliennya sudah beretika baik memenuhi panggilan penyidik sebagai saksi pada Rabu (29/1/2020) siang. Malam harinya, Yudi malah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan.
• Kecelakaan di Pantura Demak, Pengendara Kawasaki Ninja 250 Tewas Terlindas 2 Truk
• Jennifer Dunn Klaim Hidup dari Nol, Sarita Abdul Mukti Beberkan Aset Faisal Harris Saat Menikah Lagi
• Kisah Perempuan Maling Beruntung di Semarang, Dilepas Korban Lantaran Iba Sampai Bersimpuh di Kaki
• Detik-detik Lion Air Mendarat Darurat di Srilanka karena 2 Penumpang Tewas Terserang Virus Menular
"Saat diperiksa sebagai saksi, Mas Yudi ditanya 55 pertanyaan. Dia sudah ceritakan kalau video itu untuk mendukung penelitiannya," tegas Nandang.
Terlebih sejak 2015 hingga saat ini kliennya tidak pernah melakukan
pergerakan mengumpulkan massa.
Nandang mengatakan bahwa lambang Negara Rakyat Nusantara merupakan sebuah lambang sepatu.
"Dari 2015 sampai sekarang klien saya tidak pernah melakukan apapun yang mendukung orentasi buat negara baru, termasuk Negara Rakyat Nusantara. Lambang bintang di negara saat acara juga hanya merk sepatu, tidak ada artian apa-apa. Rakyat dan senjata saja tidak ada, bagaimana bisa disangkakan makar," imbuhnya
Sementara Nelly, Istri Yudi Syamhudi Suyuti mengatakan bhawa sang suami mengunggah video di akun Youtube pada tahun 2015 semata-mata untuk penelitian.
Nelly menjelaskan bahwa Yudi Syamhudi Suyuti adalah mantan dosen yang ingin menyumbangkan hasil penelitiannya.
"Jadi Mas Yudi ini sedang melakukan penelitian, dia kan mantan dosen. Jadi dia ingin menyumbangkan sumbangsih atas perhatian Mas Yudi pada bangsa yang menjadi obyek penelitian dia," ucap Nelly kepada Tribunnews pada Jumat (31/1/20).
Nelly menjelaskan bahwa YudiSyamhudi Suyuti mendekati masyarakat yang tidak mau adanya pemerintahan Indonesia.
"Jadi Mas Yudi mendekati saudara sebangsa yang tidak mau ada pemerintahan Indonesia. Otomatis dia ikut dan seolah-olah seperti mereka jadi bisa wawancara dan dapat info untuk dasar penelitian sehingga bisa jadi resolusi bagaimana mereka ditarik lagi menjadi warna negara Indonesia yang baik," papar Nelly
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pendiri-negara-rakyat-nusantara-ditangkap-ternyata-eks-caleg-parpol-pimpinan-prabowo.jpg)