Breaking News:

Banyak Warga Protes, Satlantas Polres Salatiga Sita Puluhan Motor Berknalpot Brong

Satlantas Polres Salatiga menahan puluhan motor hasil razia rutin dengan sasaran kendaraan berknalpot brong dan tidak memenuhi standar.

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Kasatlantas Polres Salatiga AKP Heri Sumiarso menunjukkan barang bukti motor berknalpot brong hasil operasi baru-baru ini di Satlantas Polres Salatiga, Senin (3/2/2020). TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Satlantas Polres Salatiga menahan puluhan motor hasil razia rutin dengan sasaran kendaraan berknalpot brong dan tidak memenuhi standar.

Kasatlantas Polres Salatiga AKP Heri Sumiarso mengatakan razia dilakukan menanggapi aduan masyarakat atas adanya sekelompok orang yang mengendarai motor dengan knalpot brong.

"Total ada 22 motor yang kami tahan dari hasil operasi selama dua hari kemarin.

Rugi Luar Dalam Seusai Tiba di Semarang, Tak Cuma Diperkosa, Harta Wanita Brebes Ini Juga Digondol

Menikah dengan Edo Borne, Hesti Purwadinata Akui Istri Hasil Tikungan

Wajah Sopir Truk Tronton Kecelakaan Maut Tewaskan Loper Koran di Kalibanteng Semarang, Masih Buron

Viral di Medsos, Kisah 4 Taruna AKPOL Selamatkan Pelajar yang Kesurupan di Curug Cisadane Bogor

Adapun lokasi tersebar pada beberapa titik wilayah di Salatiga," terangnya kepada Tribunjateng.com, di Kantor Satlantas Polres Salatiga, Jalan Diponegoro, Senin (3/2/2020)

Menurut AKP Heri, selain motor berknalpot brong juga motor dengan ukuran ban kecil, tidak ada spion turut dilakukan penahanan serta dikenakan tilang kepada pelanggar.

Ia menambahkan, motor yang disita petugas bakal dikembalikan setelah pemilik menjalani sidang atas pelanggaran dibuat juga diminta mengganti knalpot sesuai standar saat pengambilan barang bukti.

"Karena selain membahayakan pengguna jalan lain.

Motor dengan ban kecil ditambah berknalpot brong sangat menganggu masyarakat.

Apalagi diwaktu malam hari, kami sering mendapat laporan terkait itu," katanya

Dikatakannya, sementara pelanggar ketika razia dilakukan tidak membawa surat kelengkapan kendaraan termasuk SIM saat hendak mengambil barang bukti harus melengkapi persyaratan itu.

Pihaknya menyatakan, terkait masalah itu akan turut pula menggandeng Dinas Pendidikan Kota Salatiga agar turut mensosialisasikan fenomena kenakalan remaja yang hobi memasang knalpot brong.

"Karena dari hasil operasi kebanyakan pelanggar ini masih usia pelajar kami berencana melakukan langkah-langkah preventif dengan mendatangi sekolah untuk memberikan sosialiasi terkait keamanan dan ketertiban berlalulintas," ujarnya (ris)

32 Pesepakbola Wanita di Brebes Lolos Seleksi PSSI, Disaring Lagi untuk Hadapi Kejuaraan Nasional

Harga Emas Antam di Semarang Hari Ini Mengalami Penurunan Rp 2.000, Berikut Daftar Lengkapnya

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved