Bersiap Tawuran, 5 Pelajar SMP Bersenjata Tajam Ditangkap
Widodo sempat melihat ada beberapa anak mengendarai sepeda motor sudah memutar-mutarkan gir yang diikat dengan tali.
TRIBUNJATENG.COM, YOGYAKARTA - Polisi menangkap lima pelajar SMP yang diduga akan tawuran dengan palajar dari sekolah lain.
Mereka membawa senjata tajam.
Anggota Polsek Ngaglik menangkap kelimanya di Jalan Kaliurang KM 10 Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman.
• Pasien Virus Corona Dikabarkan Sembuh dengan Racikan Obat Flu & Anti-HIV, Apa Kata Dokter RSUI?
• Tak Pernah ke China, Seorang WNI di Singapura Positif Terinfeksi Virus Corona
• Juri dan Penonton pun Tertawa ketika Maia Estianty Sebut Nama Mulan Jameela
• Soal Hilangnya Perhiasan Rp2 Miliar Milik Lina Jubaedah, Teddy Pardiyana Merasa Difitnah
Widodo, warga Desa Sardonoharjo, mengatakan penangkapan terjadi pada Selasa (4/2/202) sekitar 17.30 WIB.
Sebelum kelima pelajar itu ditangkap, Widodo sempat mendengar keributan dari jalan.
"Tadi saya kira tabrakan, soalnya ramai banget," ujar Widodo saat ditemui di Jalan Kaliurang KM 10, Selasa (04/02/2020).
Widodo sempat melihat ada beberapa anak mengendarai sepeda motor sudah memutar-mutarkan gir yang diikat dengan tali.
Tak hanya itu, ada pula yang membawa senjata tajam.
"Tadi ada dua yang ditangkap warga, usia-usia SMP.
Tadi mereka sempat membuang senjata tajam yang dibawa," ungkapnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Rudy Prabowo menerangkan masih mendalami pemicu para pelajar SMP tersebut tawuran.
"Bisa dibilang tawuran, belum tahu (pemicunya), cuma tadi dari futsal.
Apakah karena kalah atau apa belum tahu, tapi awal mulanya futsal," ungkapnya.
Ada lima anak yang saat ini diamankan di Polsek Ngaglik.
Mereka masih berusia 14 tahun dan 15 tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-tawuran.jpg)