Kisah Bupati Sragen Tolak Permintaan Keponakan Ingin Jadi PNS, Ini Alasannya

Yuni bahkan menceritakan sempat dimintai tolong memasukkan keponakannya agar langsung menjadi PNS namun dia menolak mentah-mentah.

Kisah Bupati Sragen Tolak Permintaan Keponakan Ingin Jadi PNS, Ini Alasannya
ISTIMEWA
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati berikan pengarahan kepada peserta tes CPNS di LPPKS Karanganyar 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) dengan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Sragen dimulai Senin (3/2/2020).

Sebanyak 8.403 pelamar bersaing merebutkan 627 posisi bidang pendidikan, kesehatan dan bidang teknis lainnya di Kabupaten Sragen.

Tes yang biasanya berlangsung di GOR Diponegoro Sragen, tahun ini dilaksanakan di Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Kabupaten Karanganyar.

Hari pertama ujian, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati memantau langsung jalannya ujian.

Bupati dalam pengarahannya meminta peserta mengerjakan dengan sebaik-baiknya serta penuh semangat.

"Yakini dalam hati, kerjakan tes dengan serius. Kalian anak-anak muda yang beridealisme tinggi, tentu memiliki kemampuan dan keinginan lebih besar," kata Yuni.

Yuni juga berpesan kepada para peserta agar tidak percaya instansi ataupun perseorangan yang menawarkan masuk sebagai PNS dengan imbalan uang yang tinggi.

Dirinya menegaskan semua proses sudah transparan, sehingga tidak akan bisa terjadi adanya kecurangan.

Yuni bahkan menceritakan sempat dimintai tolong memasukkan keponakannya agar langsung menjadi PNS namun dia menolak mentah-mentah.

"Jangan pernah percaya siapapun yang bilang bisa menjadikan PNS langsung, bahkan saya diminta membantu keponakan saya untuk jadi PNS, saya bilang tidak bisa. Percaya diri sendiri dan Allah, jangan pernah percaya orang yang bisa menolong lewat pintu belakang ataupun melalui jendela," ungkap Yuni.

Yuni juga memberikan motivasi kepada para peserta yang jika nanti tidak lolos seleksi tahap selanjutnya, Yuni berpesan agar tidak berputus asa dan mencari peluang di jalan lain.

"Yang tidak lolos jangan berkecil hati, cari jalan lain, jadi pengusaha misalnya membuat lapangan pekerjaan bisa menggaji karyawan pasti lebih membanggakan," pesan Yuni.

Orang nomor satu di Sragen tersebut berharap dengan tes CPNS SDM yang dihasilkan semoga perubahan dan membuat Sragen lebih maju dan lebih baik. (uti)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved