Destinasi Tegal
Pesona Waduk Cacaban Kabupaten Tegal, Berkeliling Danau Naik Perahu dari Dermaga Cinta
Waduk Cacaban yang berada di Desa Penunjah, Kedung Banteng, merupakan destinasi wisata terkenal di Kabupaten Tegal.
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Waduk Cacaban yang berada di Desa Penunjah, Kedung Banteng, merupakan destinasi wisata terkenal di Kabupaten Tegal.
Harga tiket masuk kawasan wisata air Waduk Cacaban ini sangat murah.
Pengunjung dewasa cukup membayar Rp 2.500, sedangkan anak-anak Rp 2000.
"Kalau akhir pekan, dewasa Rp 3.500 anak-anak Rp 3.000," ujar Budi Purnomo, penjaga loket.
• Surga Spot Foto di Clirit View Kalibakung Tegal, Selfie di Tengah Kesejukan Hutan Pinus
• Wisata Baru Taman Anggrek Guci Tegal di Kaki Gunung Slamet, Banyak Spot Foto Ciamik
• Wanita Penumpang Grab Car Ini Ketakutan karena Gerak-gerik Driver, lalu Pencet Tombol Emergency
• Mantan Pilot Drone Ini Ungkap Kekejaman Program Militer AS, Anggap Anak Afghanistan Bagai Anjing
Selain tiket masuk, pengunjung juga dikenakan tarif parkir sesuai kendaraan yang digunakan.
Waduk Cacaban dibangun sejak 1952, mulai beroperasi beberapa tahun setelahnya.
Daya tarik utama objek wisata ini adalah pesona perbukitan savana yang mengelilingi waduk.
Di areal seluas 928 hektare ini, pengunjung dapat menikmati indahnya bukit savana.
Pada 1952, air sungai dibendung sehingga menciptakan perbukitan alami yang mengelilingi Cacaban.
Air waduk begitu jernih, berwarna hijau.
Namun, pengunjung dilarang berenang di danau karena sangat dalam.
Menikmati Waduk Cacaban tak hanya bisa dilakukan di darat.
Pengunjung juga dapat berkeliling danau memakai perahu, menuju ke pulau-pulau dan bukit savana.
Ada lima pulau di Waduk Cacaban, yaitu Pulau Gendu, Kenanga, Blabat, Wliwis, dan Karang Jati.
Sejumlah perahu siap mengantar pengunjung memutari waduk, tertambat di Dermaga Cinta.
"Naik perahu dari dermaga ini dikenakan tarif Rp 10.000/orang.