Sabtu, 9 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Kisah di Balik Penemuan 2 Jimat dari Peserta Tes CPNS di Semarang, Ada Arab Gundul dan Ketapel Merah

tes SKD yang digelar di Universitas Dian Nusantara (Udinus) Kota Semarang ditemukan sejumlah peserta yang kedapatan membawa benda yang diduga jimat

Tayang:
Editor: galih permadi
ISTIMEWA
Dua buah benda yang diduga adalah jimat yang dibawa dua peserta berbeda saat tes SKD CPNS 2019 di Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM - Seleksi CPNS 2019 di Kota Semarang membawa cerita tersendiri.

Pasalnya dalam tes SKD yang digelar di Universitas Dian Nusantara (Udinus) Kota Semarang ditemukan sejumlah peserta yang kedapatan membawa benda yang disinyalir sebagai jimat.

Mereka kedapatan membawa jimat saat pelaksanaan tes SKD untuk Pemerintah Kabupaten Tegal.

Ketua Pelaksana dari Udinus untuk CAT CPNS 7 Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah, Mohamad Sidiq mengatakan ada dua jimat yang ditemukan oleh petugas sewaktu pelaksanaan tes SKD CPNS 2019 untuk Pemerintah Kabupaten Tegal.

"Benar ada yang membawa jimat saat pelaksanaan SKD," ujarnya saat dihubungi Kompas.com (Tribunbanyumas.com networks), Jumat (7/2/2020).

Ia mengungkapkan, kedua jimat tersebut berupa kertas yang bertuliskan arab gundul serta ketapel yang dibalut kain berwarna merah.

Lebih lanjut, kertas yang bertuliskan arab gundul tersebut ditemukan pada peserta tes pada Senin (3/2/2020) untuk sesi 1.

Jimat bertuliskan arab gundul tersebut, imbuhnya ditemukan pada saku celana salah satu peserta.

"Itu ditemukan pada saat pemeriksaan badan," katanya lagi.

Dua buah benda yang diduga adalah jimat yang dibawa dua peserta berbeda saat tes SKD CPNS 2019 di Semarang.
Dua buah benda yang diduga adalah jimat yang dibawa dua peserta berbeda saat tes SKD CPNS 2019 di Semarang. (ISTIMEWA)

Dibalut kain merah

Lalu, jimat berikutnya yakni ketapel yang dibalut kain berwarna merah ditemukan dua hari setelahnya yakni Rabu (5/2/2020) pada peserta yang tes saat sesi 1.

Jimat berupa ketapel tersebut, kata dia, ditemukan juga saat pemeriksaan badan sebelum tes SKD dimulai.

Kemudian, pemilik dari kedua jimat tersebut diketahui dari peserta dengan jenis kelamin laki-laki.

"Kami juga tidak menanyakan kegunaannya untuk apa karena untuk menjaga perasaan peserta tersebut," terangnya.

Kendati menemukan adanya jimat-jimat tersebut, pihaknya tidak mendiskualifikasi peserta yang bersangkutan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved