Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Virus Corona

Virus Corona di Indonesia Diduga Tidak Terdeteksi, Ini Kata Ahli Epidemiologi Harvard

Menurut Lipsitch, sistem kesehatan di Indonesia dan Thailand mungkin tidak dapat mendeteksi virus corona Wuhan.

TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Sejumlah tim medis RSUD dr Moewardi Solo tengah menggelar simulasi penanganan menangani pasien virus corona, Jumat (31/1/2020). 

TRIBUNJATENG.COM - Di Indonesia dan Thailand, jumlah kasus virus corona yang dilaporkan jauh dari perkiraan ilmuwan.

Peneliti memprediksi sebenarnya ada lebih banyak kasus infeksi virus corona.

Prediksi itu berdasarkan asumsi jarak Indonesia dan Thailand dekat dengan Wuhan, China.

Mas Dani Kamu Jahat! Teriak Ayu dalam Konser Didi Kempot di Semarang

Tika Bravani Pemeran Denok di Tukang Ojek Pengkolan Hilang Peran, Emak Mae Sampai Mengunjunginya

78 Tahun Bakrie Group Berdiri, Mertua Nia Ramadhani Pernah Bangkrut: Saya Lebih Miskin dari Pengemis

Ini Biodata Arya Satria Claproth yang Dituding Karen Poore Eks Idol Selingkuh dengan Marshanda

Hal ini pula yang membuat para ahli khawatir bahwa penyebaran virus corona Wuhan atau novel coronavirus tidak terdeteksi.

Jika hal tersebut benar adanya, maka ada potensi epidemi lebih besar dari yang saat ini terjadi.

Untuk diketahui, data per hari ini mencatat 910 orang meninggal dan 40.553 orang positif terinfeksi secara global.

"Indonesia melaporkan nol kasus, tapi mungkin sebenarnya sudah ada beberapa kasus yang tak terdeteksi," ujar ahli epidemiologi Marc Lipsitch dari Harvard TH Chan School of Public Health, penulis pendamping dari studi terbaru yang di-posting di medRxiv.

"Sementara Thailand melaporkan 25 kasus, saya pikir sebenarnya lebih banyak dari itu," imbuhnya seperti dilansir VOA News, Jumat (7/2/2020).

Hingga Senin (10/2/2020) pagi, jumlah pasien yang dilaporkan terinfeksi virus corona Wuhan di Thailand sudah 32 kasus.

Kamboja yang melaporkan satu kasus juga dianggap Lipsitch sangat tidak mungkin.

Dia pun yakin bahwa ada lebih banyak kasus yang terjadi di Kamboja.

Keyakinan Lipsitch itu berdasar pada penelitian yang memperkirakan jumlah rata-rata penumpang yang terbang dari Wuhan ke negara lain di seluruh dunia.

Lebih banyak penumpang dari Wuhan mungkin berarti ada lebih banyak kasus.

Tidak terdeteksi?

Menurut Lipsitch, sistem kesehatan di Indonesia dan Thailand mungkin tidak dapat mendeteksi virus corona Wuhan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved