Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video Sumur Pipa di Karanganyar Keluarkan Api dan Air Asin

Air dari sumur dalam di Dusun Ngrawan Desa Krendowahono Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar berasa asin dan keluar nyala api saat disulut deng

Penulis: Agus Iswadi | Editor: abduh imanulhaq

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Berikut ini video sumur pipa di Karanganyar keluarkan api dan air asin.

Air dari sumur dalam di Dusun Ngrawan Desa Krendowahono Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar berasa asin dan keluar nyala api saat disulut dengan korek.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunjateng.com, sumur dengan kedalaman sekitar 120 meter itu berada di dekat rumah Ketua RT 6/1 Dukuh Dukuh Dusun Ngrawan.

Dari pipa paralon tersebut keluar air secara terus menerus disertai gelembung.

Ketua RT 6/1 Dukuh Dukuh, Sholikin Hidayat mengatakan, awalnya karena air dari saluran pipa sumur dalam itu keluar air secara terus menerus, beberapa anak menyalurkan aliran air menggunakan selang ke arah sungai.

Sumur dalam itu terus mengeluarkan air sejak awal 2020.

"Awalnya tidak menyangka.

Saat malam hari, karena penasaran.

Anak-anak sekitar mengecek ke arah sumber air.

Saat korek api dinyalakan tiba-tiba langsung nyamber dan api menyala (di dalam paralon)," katanya kepada Tribunjateng.com, Selasa (11/2/2020).

Sambungnya, lantaran baunya berbeda dan terasa asin, sampai saat ini air itu tidak bisa dimanfaatkan warga sekitar.

Sholikin pernah mencoba merasakan air tersebut dan menggunakan air itu untuk minum ternak sapi.

"Rasanya asin, pernah saya berikan untuk minum sapi tapi tidak mau," terangnya.

Lantaran merasa khawatir dengan adanya fenomena itu, kemudian Sholikin melaporkan kepada Kades Krendowahono.

Pasalnya ia belum tahu ada kandungan apa di dalam sumber air itu.

"Khawatirnya itu pas disulut korek kandungannya gasnya besar, kan jaraknya dekat dengan rumah.

Anak-anak juga sudah diberitahu supaya tidak mainan di sini," ucapnya.

Kades Krendowahono, Syarif Hidayat menyampaikan, lantaran dilanda krisis air saat musim kemarau tahun lalu. pihak desa berinisiatif meminta bantuan untuk pengeboran sumur dalam ke pihak Baznas Karanganyar.

"Pengeboran di titik pertama dengan kedalaman 120 meter, air yang keluar asin.

Akhirnya pindah ke dekat rumah Pak RT.

Kedalamannya 120 meter, tapi air yang keluar juga asin," terangnya.

Lanjutnya, karena dua sumur dalam mengeluarkan air asin, terpaksa pihaknya mencari titik lain untuk membuat sumur dalam yang ketiga kalinya.

Akan tetapi saat ini belum bisa dilanjutkan karena mengalami kendala teknis.

Dijelaskan Syarif, beberapa waktu lalu warga sekitar mencoba menyulutkan korek api ke arah sumber air yang berada di dekat rumah Ketua RT, ternyata justru timbul nyala api.

"Ada gelembungnya (di sumber air), ternyata bisa mengeluarkan api saat disulut dengan korek.

Saat ini tidak tahu ada kandungan apa.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Camat dan BPBD Karanganyar.

Dari BPBD menyarankan untuk ke ESDM Provinsi Jateng supaya diteliti," pungkasnya.

Saat ini warga sekitar juga tidak diperbolehkan melakukan aktivitas di sekitar sumber mata air tersebut untuk berjaga-jaga dan mengindari hal yang tidak diinginkan. (Ais).

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved