Liga 1 2020
Dikritik Habis-habisan, Kondisi Stadion Bikin Prihatin Pelatih Persib Bandung
Sebagai seorang pelatih, Robet Rene Alberts pun mencoba memberikan komentar terkait klub-klub Indonesia yang belum memiliki stadion sendiri.
TRIBUNJATENG.COM, BANDUNG - Hingga saat ini, klub elite Liga 1, Persib Bandung belum memiliki stadion sendiri.
Seperti diketahui, untuk melakoni berbagai pertandingan, Maung Bandung menggunakan Stadion Si Jalak Harupat, yang merupakan milik pemerintah.
Sebagai seorang pelatih, Robet Rene Alberts pun mencoba memberikan komentar terkait klub-klub Indonesia yang belum memiliki stadion sendiri, termasuk Persib Bandung.
Robert Rene Alberts merupakan satu pelatih yang mempunyai cukup banyak pengetahuan tentang seluk beluk sepak bola di Indonesia.
• Paul Pogba Ingin Cepat Pulih, Kembali Perdana Merumput Saat Derbi Manchester
• Jelang TC Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Rajin Nonton Langsung Pertandingan
• Kronologi Siswi SMP Purworejo Dibully 3 Siswa Melapor ke Polisi, Kejadian Pagi Dipolisikan Sore
Dia pertama kali melatih klub Indonesia pada 2009.
Arema Malang adalah klub pertama yang ditangani oleh Alberts.
Setelah melatih PSM Makassar, pelatih asal Belanda tersebut memilih Persib Bandung sebagai pelabuhan berikutnya.
Dilansir dari BolaSport.com, Rabu (12/2/2020), Robert Rene Albert menyebut masalah utama bagi klub sepak bola Indonesia adalah kepemilikan stadion.
Persib harus bermain di stadion milik pemerintah setempat yaitu Stadion Gelora Bandung Lautan Api, atau Stadion Si Jalak Harupat milik Pemda Kabupaten Bandung.
Bukan milik sendiri membuat Persib Bandung tidak memiliki kuasa untuk mengelola stadion sendiri.
"Sekali lagi, di Eropa, setiap klub mempunyai stadion sendiri."
"Jadi sudah menjadi tanggung jawab mereka supaya ketika bertanding lapangan dalam kondisi yang terbaik," kata Alberts.
• Video Viral Siswi SMP di Purworejo Dibully Tiga Siswa Dalam Kelas
• Laga Uji Coba Kedua Terancam Batal, Official PSIS Semarang Rapat Malam Ini
• Video Bupati Wihaji Monitoring Tes SKD CPNS Batang
Kondisi lapangan yang buruk dan tak mendapatkan perawatan merupakan satu alasan yang membuat dirinya kerapkali kesal.
"Bagaimana mengatakannya supaya tidak ada yang merasa dikritik karena orang-orang sangat sensitif soal hal ini," ujar Robert Rene Alberts.
"Tapi realitanya adalah kami berhenti memakai lapangan pada Desember tahun lalu dan kembali pekan lalu ke lapangan ini."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/persiapan-lawan-persipura-jayapura.jpg)