Lucinta Luna Terjerat Narkoba
Lucinta Luna Ungkap Perasaan Ketika Dibully: Saya Terlihat Ceria, di Balik Itu Saya Depresi
Lucinta Luna mengaku menderita depresi karena mengalami perundungan atau bullying di media sosial.
Dalam konpersi pers, Milano akan mengajukan permohonan berupa surat rekomendasi dokter.
"Kita akan mengajukan permohonan, yang termasuk strategi."
"Kita akan mencobalah untuk mengajukan surat rekomendasi dokter kepada polres Jakarta Barat untuk bisa menilai secara objektif," jelas Milano.
Pengacara Lucinta Luna memberikan keterangan bahwa Lucinta Luna justru menjadi korban.
"Harus dipahami temen-temen. Lucinta Luna menggunakan psikotropika itu bukan untuk seneng-seneng," ujar salah satu tim kuasa hukumnya.
Milano mengatakan Lucinta Luna menggunakan narkoba untuk menghilangkan depresinya.
"Tapi memang karena dia itu depresi akibat sering dibully di media sosial," tambahnya.
Sampai saat ini pun, proses penyidikan dalam kasus ini pun masih berlanjut.
Demi menguatkan pernyataan mereka tersebut, Tim Kuasa Hukum kemudian menayangkan sebuah video yang diklaim sebagai bukti bahwa Lucinta Luna atau Ayluna Putri.
"Gara-gara depresi itulah yang membuat Lucinta Luna terpaksa mengkonsumsi psikotropika," tambah sang pengacara.
Pengacara Lucinta Luna berharap dengan adanya gangguan depresi yang dialami Lucinta Luna polisi bisa bijak mengambil keputusan.
"Terkait proses penanganan dan penangkapan Lucinta Luna, seperti apa prosesnya , kami disini fokus membela," tambahnya.
Diketahui, polisi mengamankan Lucinta Luna dan tiga orang lainnya di salah satu apartemen yang berada di Jakarta Pusat pada Selasa (11/2/2020).
Lucinta Luna dan ketiga rekannya ditangkap pada pukul 01.30 WIB dan langsung dibawa ke Polres Metro Jakarta Barat.
Saat diamankan, polisi menemukan tiga butir narkoba jenis ekstasi di keranjang sampah.