Breaking News:

Otomotif

Kebiasaan Memanaskan Mobil, Masih Perlukah?

"Karena kalau memanaskan mobil setiap hari hanya akan membuang-buang bahan bakar saja,” ujar Anjar lagi.

TRIBUN JATENG/dok
Ilustrasi - Pengunjung mengecek bagian mesin mobil 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Teknologi terbaru pada kendaraan di era modern membuat ada banyak perbedaan dengan kendaraan generasi lawas.

Cara memperlakukan mesin pun berbeda.

Satu contohnya adalah kebiasaan memanaskan mesin mobil di pagi hari.

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun! Berteduh di Gubuk, Wasit Disambar Petir hingga Tewas di Jepara

Sesaat Lagi Chelsea Vs Manchester United, Sama-sama Krisis Pemain, Ini Starting Line Up Kedua Tim

Siapa Menteri Kabinet Indonesia Maju yang Paling Jenius? Berikut Ini Hasil Survei Indo Barometer

Alamat Tak Sesuai, Warga Belanda Ini Bingung Cari Keberadaan Orangtua Kandung di Indonesia

Kebiasaan ini bisa bermanfaat untuk mobil yang masih mengusung teknologi zaman dulu (jadul), seperti masih pakai karburator atau mobil yang belum memiliki Electronic Control Unit (ECU).

Kebalikannya, untuk mobil zaman sekarang rata-rata sudah memiliki kemampuan lebih.

Contohnya sudah dilengkapi dengan ECU, yang bisa membantu mesin bekerja optimal dalam kondisi apapun.

Selain itu banyak mobil generasi Fuel Injection yang sudah didukung oleh komputerisasi, sehingga tidak perlu lagi dipanaskan setiap hari.

“ Memanaskan mesin mobil sebenarnya hanya butuh waktu 5 sampai 10 menit, dan tidak perlu dilakukan setiap hari.

Intinya ketika temperatur sudah naik dan oli naik keatas mesin mobil sudah bisa dijalankan," jelas Anjar Rosadi, Technical Service Executive Coordinator Astra Daihatsu Motor (ADM) kepada Kompas.com, Senin (17/02/2020).

Anjar melanjutkan, kalau mau memanaskan mobil disarankan minimal dua hari sekali.

Halaman
12
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved