Sabtu, 23 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

UIN Walisongo Ajak Masyarakat Semarang Memanfaatkan Sampah Jadi Barang Bernilai Ekonomis

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UIN Walisongo Semarang menggelar Festival Pemanfaatan Limbah Plastik

Tayang:
Penulis: Adelia Prihastuti | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/ Adelia Prihastuti
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang Sapto Adi Sugihartono bersama Rektor UIN Walisongo Imam Taufiq secara simbolik membuka acara Festival Pemanfaatan Limbah Plastik, di Semarang, Rabu (19/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UIN Walisongo Semarang menggelar Festival Pemanfaatan Limbah Plastik pada (19/02/2020) di Gedung Outdetrap, Kota Lama, Semarang.

Rektor UIN Walisongo Semarang, Imam Taufiq menuturkan festival ini memberikan edukasi kepada masyarakat Semarang akan pentingnya pemanfaatan limbah sampah menjadi barang bernilai ekonomis, bukan sebagai sesuatu yang dianggap kotor.

“Sampah harus kita pahami bukan sebagai barang yang kotor. Tapi bisa bernilai ekonomi lebih dengan pemanfaatan-pemanfaatannya,” ujarnya.

Selain itu menurutnya sampah mempunyai basis nilai religius yang besar.

“Mengolah sampah itu shodaqoh. Membersihkan tempat kita menjadi tempat yang nyaman itu juga termasuk shodaqoh.

Mengelola sampah yang baik sama dengan mengolah peradaban,” imbuhnya.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sapto Adi Sugihartono menyampaikan masalah sampah seperti fenomena gunung es, tetapi juga seperti bom waktu yang dapat meledak kapan saya. 

“Dibutuhkan penanganan serius dan gerak bersama dari seluruh kalangan.Pemerintah Kota Semarang dalam menanggulangi sampah telah melakukan dua pendekatan yakni reduksi dan recycle,”

Sapto menceritakan di lingkungan Pemerintah Kota Semarang telah menerapkan beberapa contoh perilaku peduli lingkungan seperti wajib membawa tumblr saat rapat dan harus ada galon minum.

“Kami menyambut baik festival ini dan apa yang dilakukan UIN Walisongo sejalan dengan yang ingin dicapai Pemerintah Kota Semarang,” imbuhnya. 

Festival ini digelar dalam rangka puncak KKN mandiri UIN Walisongo ke IX.

Acara turut menggandeng Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Walisongo dan PKK Kota Semarang. 

Rangkaian acara festival ini di antaranya expo KKN mahasiswa UIN Walisongo, festival kuliner, lomba fashion show dan masih banyak lagi. (adl)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved