Berita Sragen
Desa Sukorejo Kabupaten Sragen Punya Program Unik, Namanya Deworejo, 1 Rumah Tanam 1 Durian
Pemkab Sragen serius lakukan pengembangan sentra kawasan hortikultura tanaman durian dan jeruk di tiga desa.
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Pemkab Sragen serius lakukan pengembangan sentra kawasan hortikultura tanaman durian dan jeruk di tiga desa.
Melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sragen, pemerintah serahkan 1.750 bibit durian dan jeruk.
Sebanyak 750 bibit durian diberikan di Desa Sukorejo Kecamatan Sambirejo.
Sedangkan 700 bibit di Desa Tegaldowo dan 300 bibit jeruk pamelo di Geneng Duwur Kecamatan Gemolong.
• Bahasa Indonesia Makin Mendunia, Digunakan Klub Kasta Kedua Spanyol Sapa Penggemar
• Dapat Info Persipura di Yogyakarta, PSIS Semarang Kirim Utusan, Nonton Laga Lawan PSS Sleman
• Sembilan Pemain Timnas Indonesia Dipulangkan Shin Tae-yong, Paling Banyak Asal Bali United
• Guardiola Mulai Marah? Minta Barcelona Tidak Ikut Nimbrung Masalah Manchester City
Kepala Desa Sukorejo, Sukrisno berterima kasih kepada Pemda yang telah berkomitmen untuk mengembangkan agropolitan organik holtikultura, terutama durian di desanya.
Dia menyampaikan, organik holtikultura akan menjadi program utama di Sukorejo.
Untuk program kali ini ia memberi nama Deworejo yaitu Desa Wisata Organik Sukorejo.
"Ini sangat bermanfaat untuk kami, semoga 750 pohon bisa berkembang dengan baik."
"Dahulu kami sudah menerima 9 ribu bibit dan hampir 500-600 batang yang sudah berbuah," kata dia kepada Tribunjateng.com, Jumat (21/2/2020).
Dia juga menyampaikan 750 bibit durian ini akan ditanam di 728 halaman rumah di Desa Sukorejo.
"Satu rumah satu pohon. Di sini ada sekira 728 rumah. Karenanya kami atur satu rumah satu bibit," lanjut dia.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sragen, Eka Rini kepada penerima bibit akan dilakukan sosialisasi terlebih dahulu terkait cara penanaman hingga perawatan.
"Kami bertujuan pengembangan kawasan serta memotivasi para petani."
"Serta pemangku kepentingan untuk mendukung dan mensukseskan program pemerintah dalam pengembangan kawasan hortikultura khususnya buah," kata dia.
• Gebrakan Baru Malaysia, Dua Wasit Perempuan Warnai Liga Malaysia Musim Ini
• Bikin Penasaran The Jakmania, Presiden Persija Jakarta Masih Simpan Kejutan Launching Tim di SUGBK
• Ricky Fajrin Malah Cedera Sepulang TC Timnas Indonesia, Pelatih Bali United: Siapkan Dua Cadangan
• Peringatan BMKG: Tiga Hari Hujan Lebat Guyur Jawa Tengah, Daerah Ini Perlu Waspada
Pengembangan ini juga merupakan wujud dari program pemerintah untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.