Berita Perbankan

Bank Syariah Mulai Menuai Hasil Transformasi Digital

Industri perbankan, termasuk syariah, gencar melakukan transformasi digital untuk mengikuti perkembangan gaya hidup masyarakat,

Harian Warta Kota/Henry Lopulalan
Ilustrasi - Penukaran uang dolar ke rupiah. Editor: Mohamad Yoenus 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Industri perbankan, termasuk syariah, gencar melakukan transformasi digital untuk mengikuti perkembangan gaya hidup masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan bisnisnya.

Bank syariah melakukan hal itu dengan memanfaatkan infrastruktur yang dimiliki induknya, serta terus menyiapkan investasi untuk melakukan terobosan.

BCA Syariah misalnya yang terus melakukan penambahan fitur-fitur pada kanal elektronik guna memperluas jangkauan layanan. Tahun lalu, perseroan ini telah melengkapi jaringan e-channel dengan meluncurkan klik BCA Syariah bisnis.

"Ini merupakan perluasan dari Klik BCA Syariah individu yang sudah kami miliki sebelumnya. Ditujukan untuk memudahkan nasabah korporasi," kata Pranata Nazamuddin, Direktur BCA Syariah, di Jakarta, baru-baru ini.

Selain layanan internet banking, BCA Syariah juga sudah memiliki layanan mobile banking yang semakin memudahkan nasabah melakukan transaksi.

Hadirnya layanan-layanan digital itu telah berdampak positif mendorong pertumbuhan jumlah rekening tabungan.

Pranata menuturkan, jumlah rekening tabungan BCA Syariah per akhir 2019 telah mencapai 95.000, atau naik 35 persen dari tahun sebelumnya.

Hal itupun berdampak pada pendapatan berbasis fee yang berasal dari biaya administrasi tabungan dan juga pembiayaan.

"Fee based income BCA Syariah mayoritas masih dari biaya administrasi dan itu tumbuh 12 persen tahun lalu. Sedangkan dari payment masih kecil.

Tahun ini kami harapkan pendapatan fee ini akan tumbuh lagi seiring dengan bertambahnya fitur mobile banking kami," paparnya.

Sementara, John Kosasih, Presiden Direktur BCA Syariah menyatakan, strategi pengembangan digital perseroan akan dilakukan lewat leveraging infrastruktur yang dimiliki BCA.

Sehingga, belanja modal yang diperlukan BCA Syariah tidak akan terlalu besar. Tahun ini, capex digital hanya disiapkan sebesar Rp 10 miliar.

Inovasi

Unit Usaha Syariah (UUS) Bank CIMB Niaga juga terdepan dalam melakukan transformasi digital. Sebagai bank penerima setoran biaya perjalanan Ibadah Haji (BPIH), perseroan ini berinovasi dengan menyiapkan cara pendaftaran nomor porsi haji melalui CIMB Clicks sesuai dengan prosedur yang berlaku saat ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved