Berita Pendidikan
637 Mahasiswa Diwinisuda, Rektor UKSW Ajak Lulusan Jadi Kaum Pengubah Keadaan
UKSW Salatiga, Neil Semuel Rupidara mengajak setiap lulusan UKSW agar menjadi bagian dari kaum pengubah keadaan.
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Rektor Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Neil Semuel Rupidara mengajak setiap lulusan UKSW agar menjadi bagian dari kaum pengubah keadaan.
Hal tersebut disampaikannya bersamaan upacara pelepasan ratusan peserta wisuda periode III Tahun 2019/2020, di Balairung Univeristas, Sabtu (22/2/2020).
Neil berpesan kepada mahasiswa yang telah diwisuda untuk mau mengubah keadaan Indonesia menjadi lebih baik.
• Anak Kecanduan Game Makin Marak, Tiap Bulan Tiga Pasien di RSJD dr Amino Gondohutomo Semarang
• Gerombolan Pemuda Pencuri Helm Ditangkap, Sebelum Pesta Miras, Sempat Pamer Foto Pegang Celurit
• Muzaidin Tidak Ada Kapoknya, Napi Narkoba Bakal Dipindah ke Lapas Nusakambangan Cilacap
Ia berkata, UKSW berkeinginan kuat dan sedang mengupayakan agar dapat turut serta dalam gerakan perubahan dan kemajuan yang sedang terjadi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
“Kami harus dan akan menjadi satu universitas yang diperhitungkan serius di kancah nasional maupun internasional."
"Dalam produktivitas dan kualitas produksi ilmu pengetahuan dan teknologi."
"Termasuk di dalam proses pendidikan sebagai bentuk delivery dari kemajuan sains."
"Ini komitmen kepemimpinan kami di UKSW. Kami akan berupaya wujudkan itu dalam perjalanan UKSW ke masa depan,” terangnya dalam rilis kepada Tribunjateng.com, Minggu (23/2/2020).
Menurutnya, menuju ke sana UKSW telah mempersiapkan mahasiswanya untuk menjadi pekarya-pekarya kreatif di ladang-ladang kehidupan yang sudah Tuhan siapkan.
Ia menambahkan, salah satu gambaran lulusan yang berperan serta dalam gerakan perubahan adalah Sadana Agung Sulistya.
Dia adalah lulusan Prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Teknologi Informasi (FTI) dimana turut membantu mempromosikan perpustakaan board game di Kota Surakarta.
• Intensitas Latihan PSIS Semarang Diturunkan, Dragan: Cukup Sehari Satu Kali
• Nanti Malam Launching Tim Persija Jakarta, Geylang International Tak Sabar Menyapa The Jakmania
• Jelang Penutupan Bursa Transfer Liga 1, Bruno Matos Resmi di Madura United, Sempat Dikaitkan Persib
"Sadana ini mencoba kembali menghadirkan interaksi antar individu di tengah pesatnya perkembangan teknologi yang semakin merenggangkan komunikasi antar manusia."
"Melalui karya video promosi buatannya," katanya.
Sadana Agung Sulistya terpilih sebagai lulusan terbaik menyampaikan video promosi yang dibuat berawal dari keresahan terhadap perkembangan teknologi yang justru menjadi pisau bermata dua bagi penggunanya.
Teknologi yang diadaptasi oleh para pencipta game justru membuat pemainnya tidak dapat saling berinteraksi, berbeda dengan board game yang mengharuskan para pemain berinteraksi dengan pemain lain.
"Namun saat ini belum banyak masyarakat yang memanfaatkannya sebagai media komunikasi,” ujar finalis Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) Season 6 Kompas TV 2016 ini.
Dirinya berharap, video promosi yang disusunnya tersebut dapat bermanfaat agar menarik lebih banyak orang untuk bermain board game.
Dimana notabene meningkatkan interaksi dibandingkan game yang dimainkan secara individu melalui gadget.
Sadana mengaku studi di UKSW telah memberikan pengalaman berstudi yang menyenangkan.
“Di sini kami dibangun untuk menjadi insan dengan ciri creative minority, berdaya cipta."
"Sehingga membuat saya mudah diterima oleh industri seni nasional yang membutuhkan insan baru yang unik dan dapat berpikir kritis,” imbuhnya.
• PSIS Semarang Ngintip Laga Uji Coba Persipura Jayapura, Jacksen: Kami Terlebih Dahulu Melakukannya
• Bahasa Indonesia Makin Mendunia, Digunakan Klub Kasta Kedua Spanyol Sapa Penggemar
• Hasil Laga Pramusim Persib Bandung, 11 Pertandingan Ceploskan 28 Gol, Top Skor Wander Luiz
• Kran Air Siap Minum Kedua di Kendal Diresmikan Mirna Annisa, Sunanto: Gratis Bagi Siapapun
Selain Sadana, wisuda kali ini juga diikuti oleh 637 winisuda yang terdiri dari lulusan program diploma, sarjana terapan, Strata 1, Strata 2 dan doktor.
Sementara peraih indeks prestasi kumulatif (IPK) tertinggi untuk setiap jenjang dalam wisuda kali ini adalah Muhammad Abi Priambodo (3.40).
Dia lulusan Prodi D3 Teknik Informatika Fakultas Teknologi Informasi (FTI).
Untuk jenjang Strata 1, ada 3 lulusan dengan IPK tertinggi 3.96.
Yaitu Ardina Fahriyanti Maharani lulusan Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
Ivan Tjahja Pranata lulusan Prodi Agroekotenologi Fakultas Pertanian dan Bisnis (FPB) dan Karolus Thias Widagdo lulusan Prodi Teknik Informatika FTI.
Lima lulusan Strata 2 berhasil meraih IPK 4.00, yaitu Syarifah Amalia Yasmine lulusan Prodi Magister Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB).
Anisa Dewi Arismaya, lulusan Prodi Magister Akuntasi FEB serta Ferdinand Ludji dan Fred Keith Hutubessy keduanya lulusan Prodi Magister Sosiologi Agama Fakultas Teologi.
Serta R Damar Waskitojati, lulusan Prodi Magister Studi Pembangunan Fakultas Interdisiplin.
Pada wisuda kali ini juga terdapat 5 doktor yang meraih IPK 4.00, yaitu Dr Retnowati, Dr Yustina Ertie Pravitaasmara Dewi.
Dr Alfa Santoso Budiwidjojo Putra dan Dr Adijati Utaminingsih keempatnya adalah lulusan Prodi Doktor Ilmu Manajemen FEB.
Sementara Dr Ferry Nahusona lulusan Prodi Doktor Sosiologi Agama Fakultas Teologi. (M Nafiul Haris)
• Pelatih PSIS Semarang Puas, Tiga Laga Uji Coba Hasilkan Clean Sheet, Tapi Masih Ada Catatan Khusus
• Jadi Tersangka, Pembina Pramuka SMPN 1 Turi Resmi Ditahan, Polda DIY: Sejak Sabtu Malam
• Mulai Besok Kejuaraan Biliar Internasional, Enam Hari di Pekalongan
• Para Pemuda Ini Tak Cuma Curi Helm, Satpol PP Pergoki Mereka Berpesta Miras di Balai Kota Semarang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/wisuda-uksw-2020.jpg)