Tragedi Susur Sungai
Dua Korban Susur Sungai Sempor Siswa SMPN 1 Turi Ditemukan, Berjarak 700 Meter dari TKP
Pencarian lanjutan korban susur sungai Semor oleh Pramuka SMPN 1 Turi pagi ini, Minggu (23/2/2020), membuahkan hasil. Dua korban ditemukan meninggal
Keduanya ditemukan di Dam Mantras, Dukuh, Donokerto.
Detail informasi menunggu identifikasi DVI dan laporan resmi Posko SAR Gabungan.
Semoga Tuhan meridhoi kerja kemanusiaan kita semua.
Sehari sebelumnya, keluarga korban masih menanti kabar terbaru anggota keluarganya yang belum ditemukan.
Cindy Terus Menetaskan Air Mata SAMPAI Sabtu (22/2/2020) siang, keluarga Zahra Imelda tak beringsut dari Puskesmas Turi, Sleman. Zahra merupakan siswi siswi kelas 7 SMPN 1 Turi yang menjadi korban Susur Sungai Sempor, Jumat sore.
Hingga kemarin malam, Zahra belum ditemukan. Delapan teman Zahra sudah ditemukan tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia. Indosuryo Hardiansyah yang merupakan paman Zahra, sejak Jumat malam berada di puskesmas untuk mencari kepastian informasi tentang keponakannya.
• Hasil dan Klasemen Liga Spanyol: Real Madrid Kalah dari Tim Bawah, Puncak Klasemen Direbut Barcelona
• Hasil Liga Italia Tadi Malam: Diwarnai Gol Anulir dari VAR, Fiorentina vs AC Milan Berakhir Imbang
• Hasil SPAL vs Juventus Tadi Malam: Cristiano Ronaldo Akhirnya Tembus Rekor Gabriel Batistuta
Sabtu dini hari, ayah Zahra datang dari Surabaya Mata sang ayah sembab, sedih.
Sesekali dia menyeka air mata lalu kembali menatap layar ponselnya. Kakak Zahra, yakni Cindy pun terus meneteskan air mata. Cindy, kemudian menunjukkan foto Zahra dari layar ponselnya.
“Ini mukanya (Zahra), dia anaknya agak kecil, hitam manis dia,” katanya.
Ayah, kakak, dan beberapa kerabat lain masih menunggu kepastian informasi tentang Zahra di Puskesmas Turi.
Sementara, sang ibunda menunggu di rumah.
Menurut Indosuryo, sang ibu terus-menerus menangis di rumah.
“Ibunya nangis terus, di rumah. Tadi juga telepon, tanya-tanya. Ya, semoga cepat ketemu,” katanya penuh harap.
Di SMPN 1 Turi Sleman, kemarin begitu ramai.
Namun tak tampak satu pun siswa. Kegiatan belajar mengajar diliburkan.
Mereka yang ada di sekolah para guru, orang tua siswa, tetangga korban susur sungai, polisi, tim relawan dan tim psikologi.