Berita Kecelakaan
Sudah Tak Seperti Ciptaan Tuhan Bentuknya, Ungkap Tim Medis Sebut Kondisi Jenazah Anak Tertimpa Truk
Kecelakaan beruntun melibatkan dua unit truk dan satu odong-odong, Sabtu (22/2/2020) malam.
TRIBUNJATENG.COM - Kecelakaan beruntun melibatkan dua unit truk dan satu odong-odong, Sabtu (22/2/2020) malam.
Lokasi kecelakaan di Pasar II Jalan T Amir Hamzah, Binjai Utara, Kota Binjai, Sumatera Utara.
Kakak beradik yang menjadi korban adalah Nadia (9) dan Risky Ardiansyah (6).
Risky meninggal dunia karena tertimpa truk.
Sementara sang kakak Nadia masih dapat diselamatkan.
• Siapakah Menteri yang Dilihat Warga Datang saat Dipakai Pernikahan di Vila Puncah Mewah Nurhadi?
• Motor Menerobos Jalan Tol Banyumanik Semarang, Dikeluarkan Petugas di Ungaran
• Heboh Komisioner KPAI Sebut Wanita Bisa Hamil karena Renang Bersama Pria, Ini Penjelasan Dokter
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun! Bocah 6 Tahun Tewas Tertimpa Truk Odong-odong, Sang Kakak Selamat

Paman korban, Leo bersama sanak keluarganya yang menjenguk di RS Djoelham, mengatakan, kedua keponakannya menjadi korban ketika menumpang odong-odong dari arah Binjai menuju arah Stabat.
"Kakaknya Nadia selamat, luka di bagian kepala."
"Adiknya meninggal dunia enggak bisa selamat karena tertimpa truk odong-odongnya."
"Kakaknya sempat melompat untuk menolong adiknya," kata Leo.
Menurut Leo, ibu korban masih terguncang mendengar kabar kematian anaknya.
"Mamaknya belum bisa datang, masih syok sekali di rumah."
"Ayah mereka merantau."
"Mamaknya kerja di kilang padi di Binjai," ujarnya.
Informasi yang dihimpun media ini, jasad Risky dalam kondisi sangat mengenaskan akibat tertimpa truk.
"Korban tubuhnya gak berbentuk lagi, hancur lebur semua, tulang-tulang pun berpisah badan dan kaki."
"Sudah gak kayak yang diciptakan Tuhan lagi bentuknya," kata petugas medis di RS Djoelham.
Kasat Lantas, AKP Ali Umar yang berada di RS Djoelham enggan berkomentar banyak ketika diwawancarai.
"Nanti sajalah, belum dapat semua datanya, saya pun belum bisa lapor ke pimpinan."
"Jumlahnya penumpang odong-odong saya pun belum tahu data pastinya," kata AKP Ali Umar.
Sebelumnya dua truk terlibat tabrakan dari arah berlawanan di Pasar II Jalan T Amir Hamzah, Binjai Utara, Sabtu (22/2/2020) malam.
Truk dari arah Stabat ke Binjai diduga alami pecah ban sehingga oleng menabrak truk dari arah berlawanan, lalu truk menimpa transportasi odong-odong.
"Itu mobil truk dari arah Stabat oleng pecah ban tiba-tiba, trus menabrak truk plat BG.
Di situ lah odong-odong kena timpa.
Ada belasan penumpang odong-odong, tapi gak tahu berapa yang meninggal dunia.
Sebagian besar sempat melompat," kata Aini warga setempat.
• 5 Hari Tersesat di Hutan, Deki Bertemu Gadis Kecil dan Pria Misterius yang Hilang Didekati
• Bahasa Indonesia Makin Mendunia, Digunakan Klub Kasta Kedua Spanyol Sapa Penggemar
• Berdasarkan Analisis Prabowo, Ada 2 Ancaman bagi Kedaulatan Indonesia
• Dua Korban Susur Sungai Sempor Siswa SMPN 1 Turi Ditemukan, Berjarak 700 Meter dari TKP
Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Bocah 6 Tahun Penumpang Odong-odong Tewas Tertimpa Truk, Kakaknya Selamat