Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video Banjir Kabupaten Pekalongan, 2.830 Warga Mengungsi

Sebelumnya, pada hari Kamis (20/2/2020) 9 desa di tiga kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan terendam banjir.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: abduh imanulhaq

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Berikut ini video banjir Kabupaten Pekalongan, 2.830 warga mengungsi

Banjir yang terjadi di Kabupaten Pekalongan semakin meluas.

Sebelumnya, pada hari Kamis (20/2/2020) 9 desa di tiga kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan terendam banjir.

Namun, pada Selasa (25/2/2020) malam sudah ada 25 desa, di lima kecamatan yang berada di Kabupaten Pekalongan yang terendam banjir.

"Data terakhir yang diterima sekitar pukul 20.40 WIB, jumlah keseluruhan rumah yang terdampak banjir yaitu 13.446 rumah, 18.924 kepala keluarga, dan 64.600 jiwa."

"Sedangkan untuk jumlah yang mengungsi, ada 2.830 jiwa yang terbagi di 34 titik pengungsian di lima kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan," kata M Rofik Maulana petugas PMI Kabupaten Pekalongan saat ditemui Tribunjateng.com di posko induk tanggap bencana di aula Kecamatan Wiradesa, Rabu (26/2/2020) dini hari.

Menurutnya, lima kecamatan yang terendam banjir yaitu Wonokerto, Siwalan, Wiradesa, Tirto, dan Sragi.

"Paling parah ada di Kecamatan Wonokerto, hampir semua desa di kecamatan tersebut terendam."

"Lalu, untuk ketinggian air sendiri saat ini mencapai 40 centimeter hingga 50 centimeter," ungkapnya.

Rofik menambahkan bantuan yang masih kurang yaitu obat-obatan, popok bayi, dan selimut bagi pengungsi.

Sementara itu, Siti Hamidah (48) warga Desa Pacar Wetan RT 5 RW 2, Kecamatan Tirto mengatakan saat inj yang dibutuhkan pengungsi yaitu obat-obatan dan pakaian.

"Kalau makanan, selimut, popok bayi sudah diberikan batuan. Tapi, untuk pakaian layak pakai belum ada. Karena, semua pakaian basah semua akibat banjir."

"Lalu, untuk obat-obatan masih kurang. Sudah banyak warga yang mengeluhkan gatal-gatal dan tidak adanya minyak penghangat badan," katanya.

Hamidah mengungkapkan sudah enam hari mengungsi di Masjid Al-Huda yang ada di Pabrik Dupantek.

Berikut data pengungsian dan warga yang terdampak akibat banjir di Kabupaten Pekalongan yang didapatkan Tribunjateng.com dari PMI Kabupaten Pekalongan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved