Berita Demak
Mekanisasi Pertanian, Cara Pemkab Demak Bentuk Petani Muda
Dinas Pertanian Kabupaten Demak terus berupaya mensosialisasikan penggunaan mekanisasi pertanian.
Penulis: Moch Saifudin | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Dinas Pertanian Kabupaten Demak terus berupaya mensosialisasikan penggunaan mekanisasi pertanian.
Itu dimaksudkan demi meningkatkan generasi petani yang semakin langka.
Yaitu menarik minat anak muda untuk kembali bertani.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Demak, Wibowo di sela panen raya padi jenis atau varietas inpari di Desa Pilangrejo, Kecamatan Wonosalam, Jumat (28/2/2020).
• Umumkan Sponsor Resmi PSIS Semarang, Liluk: Sudah Cover 25 Persen Pengeluaran Semusim
• Di Dalam Tanah Sudah Mirip Bubur, Peringatan Bupati Batang: Waspada Warga Desa Jolosekti
• Sadio Mane Rela Disebut Pengkhianat Asal di Real Madrid
• Rekomendasi PDIP Segera Diberikan Megawati Soekarnoputri, Gibran: Bismillah Saja
Menurutnya, mekanisasi pertanian mampu mempermudah teknis produksi padi.
“Ini upaya kami bagaimana anak-anak muda petani ini akrab lagi dengan produk pertanian."
"Apalagi, sekarang dengan mekanisasi makin mudah,” jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjateng.com, Jumat (28/2/2020).
Ia menyebut, panen raya padi di lahan seluas 261,4 hektare tersebut tanaman padi yang siap panen mencapai 34 hektare.
“Kondisi padi sudah siap panen,” imbuhnya.
Ia menambahkan, untuk menunjang budidaya tanaman padi di Desa Pilangrejo, sebelumnya telah memberikan bantuan berupa traktor, pompa air, transplanter, combine besar dan kecil, serta hand sprayer.
“Ini semua untuk memotivasi petani terutama generasi mudanya untuk tetap memajukan pertanian, termasuk dalam pemasaran digital,” jelasnya.
Smentara Bupati Demak, M Natsir mengatakan, sekarang ini banyak petani yang bekerja sambilan sebagai pedagang.
“Adapun hasil pertanian di Demak ini masih yang terbaik. Karena itu, kalau sudah panen seperti ini jangan lupa bersedekah,” katanya. (Moch Saifudin)
• Alhamdulillah Sehat, Kondisi 25 Jemaah Umroh Asal Karanganyar, Kini Berada di Madinah
• Bupati Batang: Siti Khotijah Bukan Pasien Suspect Corona, Meninggal Karena Kanker di Hongkong
• Harga Garam Anjlok, Bupati Haryanto Ngudo Roso ke Pemprov Jateng, Begini Respon Peni Rahayu
• Aksi Spontanitas Ketua DPRD Salatiga, Seusai Jenguk Manusia Kayu, Temui Ika Lihat Rumah Reyotnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mekanisasi-pertanian-kabupaten-demak.jpg)