Berita Ungaran
Longsor dan Banjir Melanda Kabupaten Semarang, Evakuasi Berlangsung Hingga Dini Hari
Bencana tanah longsor dan luapan air melanda beberapa kawasan di Kabupaten Semarang, Sabtu (7/3/2020).
Penulis: akbar hari mukti | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Bencana tanah longsor dan luapan air melanda beberapa kawasan di Kabupaten Semarang, Sabtu (7/3/2020).
Evakuasi dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang hingga Minggu (8/3/2020) dini hari tadi.
Korlap BPBD Kabupaten Semarang, Yunianto, mengatakan setidaknya ada empat titik longsor di Kabupaten Semarang.
• Bus Rombongan Pelajar SMK Muhammadiyah 1 Gondangrejo Karanganyar Kecelakaan, 2 Meninggal
• Kisah Sedih Bayi Tsamara di Sragen, Jarinya Terancam Diamputasi Setelah Digigit Kutu Kucing
• Taksi Terbang Frogs 282 Karya Orang Jogja Berhasil Terbang Perdana, Mampu Angkut 2 Penumpang
• Dikira Bercanda, Ini Pengakuan Siswi SMP NF di Facebook Setelah Bunuh Bocah 6 Tahun di Rumahnya
Di antaranya di sekitar rest area tol Ungaran, Kalirejo, Ungaran Timur.
Kemudian di Dusun Mluweh, Desa Mluweh, Ungaran Timur.
Satu lagi di Dusun Blanten Desa Nyatnyono, Ungaran Barat.
Terakhir di Dusun Kretek, Desa Lerep, Ungaran Barat.
"Untuk kedua lokasi di Ungaran Barat, pembersihan material longsor tak mengalami kendala sebab yang longsor adalah talut dan nihil korban," jelas Yunianto.
Evakuasi longsor di tol Ungaran, menurut Yunianto, sempat tersendat sebab longsor mencapai bahu jalan.
Evakuasi longsor di Mluweh Ungaran Timur menurutnya juga sempat tersendat.
Sebabnya, longsor di kawasan itu menimpa satu rumah warga.
"Material longsor masuk ke dalam rumah sehingga BPBD dan relawan masyarakat membersihkan longsor tersebut hingga pukul 3 pagi," jelasnya.
Yunianto menjelaskan BPBD Kabupaten Semarang menerjunkan 10 personelnya untuk membersihkan material longsor di empat titik tersebut.
Personel BPBD Kabupaten Semarang dibantu oleh relawan di Kabupaten Semarang, warga, dan Polres Semarang.
Yunianto memaparkan banjir terjadi di sebuah perumahan di Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.
Banjir terjadi sebab Sungai Gung yang ada di kawasan tersebut meluap setelah hujan deras yang melanda Kabupaten Semarang sejak Sabtu siang.
"Intensitas tinggi menyebabkan Sungai Gung sempat meluap.
Saat ini luapan air sudah tidak ada," papar Yunianto.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Semarang, Heru Subroto mengimbau masyarakat selalu fokus untuk menghadapi bencana yang sewaktu-waktu terjadi.
Hingga Maret ini menurutnya tercatat ada 40 bencana terjadi.
"Kesadaran tersebut di antaranya memahami apa yang harus dilakukan saat bencana datang," jelas Heru. (Ahm)
• Betrand Peto Nangis Saat Dengar Nasehat Ruben Onsu: Kalau Ayah Meninggal Ingat Pesan Ayah
• 5 Instansi PNS Baik Pusat Maupun Daerah dengan Tunjangan Tertinggi, Pemenangnya Adalah. . .
• Misteri Tulisan Keep Calm and Give Me Torture dalam Buku Diari Kasus Siswi SMP Bunuh Bocah 6 Tahun
• Sudah Live Instagram, Tak Ada Lawan Tawuran, Geng Dua Kampung Semarang Bacok Pemuda Lagi Nongkrong
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/longsor-di-mluweh-kabupaten-semarang.jpg)