Berita Semarang

Sudah Live Instagram, Tak Ada Lawan Tawuran, Geng Dua Kampung Semarang Bacok Pemuda Lagi Nongkrong

Dua tersangka pengeroyokan di Rusunawa Sawah Besar Kaligawe Semarang ternyata merupakan gerombolan anak muda yang menamai geng Dua Kampung.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/IWAN ARIFIANTO
Tersangka Niko Noval Eka Saputra (18) dan AIP (17) di Kantor Polsek Gayamsari. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dua tersangka pengeroyokan di Rusunawa Sawah Besar Kaligawe Semarang ternyata merupakan gerombolan anak muda yang menamai geng Dua Kampung.

"Nama geng kami Dua Kampung, gabungan dari Kampung Karanganyar dan Margosari.

Kami cari musuh lewat live instagram dengan akun @dua_kampung," ujar seorang tersangka pengeroyokan, Niko Noval Eka Saputra (18) kepada Tribunjateng, Jumat (6/3/2020).

Niko menjelaskan ketika live pada Sabtu (29/2/2020) malam, ternyata ada anggota geng dari Akun @North geng yang menantang duel dengan bawa senjata tajam.

Baim Wong Dapat WhatsApp dari Pencuri Motornya yang Kini di Penjara: Saya Nggak Bales

KSAD Andika Perkasa Bengong Tahu Alasan Pria Ini Masuk TNI, Fisik Diragukan, Kaget Tahu Keahliannya

Mengharukan: Seorang Ibu Histeris Melihat Anaknya yang Masih PAUD Terlindas Trailer di Depannya

Buron Berhari-hari, Pasutri Asal Sragen yang Bahu-membahu jadi Pencuri Ini Akhirnya Ditangkap

"Kesepakatan kami tempur di lokasi pertengahan kampung antara Rusunawa Sawah Besar dan Karanganyar.

Sampai di sana sepi.

Tidak ada anggota North Geng yang kami temui, padahal kami sudah siap," jelasnya.

Karena tidak mendapatkan lawan, akhirnya mereka memutuskan untuk mendatangi North Geng di Rusunawa Sawah besar.

Ketika sampai di tempat itulah, Niko dan gerombolannya mendapati korban dan dua orang temannya yang sedang nongkrong.

"Saya teriaki mereka, woii, keluar woii tetapi tidak ada respon.

Saya dan kawan ketemu tiga orang itu, namun bukan incaran.

Saya juga tidak kenal korban, saya bacok hanya satu kali," jelasnya.

Niko mengaku saat melakukan aksinya tidak dipengaruhi minuman keras atau obat-obatan.

"Saya khilaf melakukan pembacokan itu," ujar pemuda pengangguran ini.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved