Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Hingga Maret 2020 Ada 47 Kasus DBD di Kabupaten Semarang, 1 Orang Meninggal

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Semarang mencatat ada 47 kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Semarang sejak awal tahun hingga Maret 2020

Tayang:
Penulis: akbar hari mukti | Editor: m nur huda
Tribun jateng/akbar hari mukti
Kabid P2P Dinkes Kabupaten Semarang, Hasti Wulandari (kiri) dan Kepala Dinkes Kabupaten Semarang Ani Raharjo. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Semarang mencatat ada 47 kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Semarang sejak awal tahun hingga Maret 2020.

Dari jumlah tersebut, ada 1 penderita yang meninggal dunia.

"Data sampai 4 Maret 2020, ada 47 kasus DBD, dengan 1 orang meninggal dunia," jelas Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Semarang, Hasti Wulandari, Rabu (11/3/2020).

Rinciannya, menurut Hasti, yakni ada 22 kasus DBD di Kabupaten Semarang sepanjang Januari, lalu 24 kasus selama Februari. Sedangkan hingga 4 Maret ada 1 kasus DBD yang ditemukan.

"Jumlah itu melonjak dibandingkan akhir tahun kemarin di mana ada 10 kasus DBD tercatat di Kabupaten Semarang," jelasnya.

Melonjaknya kasus DBD di Kabupaten Semarang menurut Hasti disebabkan karena hujan yang terus menerus mengguyur Kabupaten Semarang. Genangan yang ada sehabis hujan, membuat nyamuk dapat berkembangbiak.

Ia pun menuturkan dari 47 kasus DBD hingga saat ini di Kabupaten Semarang, persebarannya cukup merata. 

Meski begitu menurutnya ada empat kecamatan dengan tingkat kasus DBD terbanyak.

Yakni di Kecamatan Tengaran, Kecamatan Susukan, Kecamatan Kaliwungu, dan Kecamatan Pringapus.

Secara detail, Hasti menuturkan ada 12 kasus DBD di Kecamatan Tengaran, 10 kasus DBD di Kecamatan Susukan, 5 kasus DBD di Kaliwungu, dan 5 kasus di Pringapus.

Sementara satu penderita DBD yang meninggal dunia berasal dari Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang.

"Bahkan untuk Kecamatan Tengaran, ada 11 kasus DBD di awal tahun ini," jelasnya.

Meski begitu menurutnya dari data Dinkes Kabupaten Semarang, kecamatan dengan kasus DBD tertinggi di Kabupaten Semarang di antaranya Kaliwungu dan Tengaran.

Hal itu disebabkan adanya pemukiman padat penduduk di dua wilayah tersebut, ditambah kedua wilayah dilewati sungai.

"Hal itu membuat tingkat masyarakat terkena DBD di sana tinggi," kata Hasti.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved