Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Harga Pisang Mentah Melonjak Tinggi, Aksi Pencurian Pisang Semakin Marak

Tim gabungan Polsek Besuki dan Polsek Kalidawir menangkap seorang pencuri pisang di kawasan perkebunan milik warga

Editor: galih permadi
ISTIMEWA
Pisang yang disita dari tersangka pencuri pisang di Jalur Lintas Selatan (JLS), AA (28) warga Desa Besole, Kecamatan Besuki. 

TRIBUNJATENG.COM, TULUNGAGUNG - Harga Pisang Mentah Melonjak Tinggi, Aksi Pencurian Pisang Semakin Marak

Tim gabungan Polsek Besuki dan Polsek Kalidawir menangkap seorang pencuri pisang di kawasan perkebunan milik warga, di sekitar Jalur Lintas Selatan (JLS) Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Tulungagung, Kamis (12/3/2020).

Seorang pelaku dengan inisial AA (28) ditangkap beserta mobil Toyota Avanza AG 753 RJ warna Putih serta sejumlah tandan pisang hasil curian.

Begini Reaksi Reino Barack Ketika Syahrini Mengaku Sudah Berbohong Kepadanya

1 PDP Virus Corona Meninggal di RS Margono Purwokerto, Hasil Tes Sudah Keluar? Ini Kata Tri

1 Penumpang Kapal Pesiar MV Columbus Asal Inggris Jadi PDP Virus Corona di RSUP Kariadi Semarang

Presiden Jokowi Jalani Tes Virus Corona, Bagaimana Hasilnya?

Sementara tiga temannya berhasil melarikan diri.

Menurut warga Desa Keboireng, Imam Rojikin pencurian pisang ini marak terjadi di area kebun warga yang berdekatan dengan JLS.

Pelaku dengan mudah melarikan diri dengan mobil, karena kualitas jalan JLS yang sangat baik.

Rojikin menduga, pemcurian ini terjadi karena harga pisang mentah saat ini melonjak tajam.

Dari sebelumnya Rp 4.500 per kilogram menjadi Rp 7.500 per kilogram.

"Harganya saat ini sangat bagus, rata-rata naik Rp 3000 per kilogram," ujar Rojikin, Minggu (15/3/2020).

Perkebunan warga di sekitar JLS berada di kawasan pegunungan sehingga sulit ditanami tanaman pangan selain jagung.

Pisang menjadi salah satu tanaman selingan karena tidak butuh perawatan, namun produksinya terus menerus.

Jenis pisang yang banyak ditanam warga adalah pisang tanduk, yang banyak dipakai bahan baku olahan keripik.

"Sudah lama sebenarnya terjadi pencurian (pisang). Biasanya beraksi pada malam hari," sambungnya.

Menurut seorang pengusaha keripik pisang di Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, Bambang Cahyono, saat iki harga pisang bukan hanya melonjak.

Namun stok barang di pasaran juga sedikit, sehingga pengusaha keripik seperti dirinya kesulitan berproduksi.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved