Wabah Virus Corona

Siswa di Kabupaten Tegal Tetap Masuk Sekolah Senin 16 Maret 2020, Ini yang Dilakukan

Pemerintahan Kabupaten Tegal, hari ini Minggu (15/3) menggelar Rapat Koordinasi Terbatas Antisipasi Penularan Virus Corona, dan Dukungan Kesiapan Sumb

TRIBUN JATENG/DESTA LEILA KARTIKA
Bupati Tegal, Umi Azizah, bersama Wakil Bupati Tegal, Sabilillah Ardie, saat melakukan presscon setelah melakukan rapat Koordinasi Tebatas Antisipasi Penularan Virus Covid-19, di ruang Rapat Bupati, Minggu (15/3/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pemerintahan Kabupaten Tegal, hari ini Minggu (15/3) menggelar Rapat Koordinasi Terbatas Antisipasi Penularan Virus Corona, dan Dukungan Kesiapan Sumber Daya untuk Pencegahan dan Pengendaliannya.

Rapat ini dipimpin langsung oleh Bupati Tegal, Umi Azizah, dan dihadiri seluruh OPD terkait di ruang rapat Bupati.

Adapun pelaksanaan rapat ini, dalam rangka menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah, Nomor 440/0005942 tanggal 14 Maret 2020, tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Resiko Penularan Infeksi Corona di Jawa Tengah.

Wanita Ini Nikahi 5 Pria Bersaudara, Tidur Bersama di Satu Tempat: Awalnya Saya Agak Canggung

Ini Gejala Virus Corona dari Hari ke-1 Sampai 9, Awalnya Cuma Sakit Tenggorokan

BREAKING NEWS: Ganjar Umumkan Sekolah Seluruh Jateng Libur Dua Minggu

Virus Corona, Ini Doa Agar Dijauhkan dari Penyakit Berbahaya Sesuai Anjuran Rasulullah

Umi menegaskan, pihaknya mendukung kebijakan Gubernur Jawa Tengah termasuk meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah, dan menggantinya dengan tugas mandiri, mulai dari TK sampai SMA.

"Pelaksanaan libur sekolah di Kabupaten Tegal akan kami berlakukan mulai Selasa (17/3/2020), sementara hari Senin besok tetap masuk seperti biasa untuk menerima tugas mandiri dari guru.

Siswa libur akan masuk kembali pada 1 April 2020 atau ada pemberitahuan lain.

Sementara bagi siswa yang melaksanakan Ujian Nasional tetap masuk sesuai jadwal ujian," jelas Umi, pada Tribunjateng.com, Minggu (15/3).

Mengenai pengawasan selama belajar di rumah, menurut Umi, menjadi tanggungjawab orangtua dan Ia minta untuk tidak mengizinkan anak-anak untuk berpergian, berwisata, atau melakukan aktivitas lain yang tidak mendukung upaya pencegahan penularan virus Corona ini.

Bila menjumpai ada anggota keluarga, saudara, tetangga, atau bahkan mengalami sendiri gejala sakit seperti indikasi yang ditemukan pada penderita terinfeksi virus Corona, segera hubungi Call Center di 119.

Pihaknya siap melayani 24 jam, atau bisa telepon ke nomor 08112626119 atau 0283 6190119.

Halaman
12
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved