Berita Video
Video Pemkab Tegal Bentuk Satgas Anti Virus Corona
Meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan mencegah penularan virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Tegal, jajaran Pemerintah Kabupaten Tegal bersama F
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: abduh imanulhaq
Bisa ABK, TKI, pulang Umrah, berwisata, bekerja, dan lain-lain. Besok surat edaran sudah dikirimkan ke Desa-desa.
"Kami memiliki dana tidak terduga yaitu ada anggaran sekitar Rp 6 miliar.
Sehingga sore ini sudah bisa disiapkan untuk pembagian, supaya bisa digunakan untuk penanganan virus corona ini," tuturnya.
Sementara itu, Umi menyebut, adanya lockdown sampai saat ini tidak mempengaruhi jumlah pasokan pangan di Kabupaten Tegal.
Ia pastikan kebutuhan sembilan bahan pokok tersedia. Karena Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM secara rutin melakukan pemantauan.
"Insyaallah sampai saat ini harga bahan pokok di Kabupaten Tegal masih stabil.
Mudah-mudahan akan tetap stabil. Maka yang paling penting masyarakat harus tenang dan jangan panik," tegas Umi.
Disebutkan, Pemerintah Kabupaten Tegal juga menunda seluruh pelaksanaan kegiatan pemerintahan yang sifatnya mengumpulkan massa atau menimbulkan kerumunan orang selama 15 hari ke depan, dan meminta penyelenggara non pemerintah serta masyarakat untuk melakukan langkah serupa.
Jadi prinsipnya ditunda, bukan dibatalkan. Tujuan penundaan ini untuk meminimalisir tersebarnya virus Corona.
"Peniadaan sementara juga berlaku untuk Car Free Day (CFD) yang biasanya setiap hari Minggu.
Intinya kegiatan yang mengundang banyak orang atau kerumunan sementara waktu ditiadakan," pungkasnya. (dta)