Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

BRT Trans Semarang Disemprot Disinfektan, Wali Kota Hendi Pastikan Pelayanan Publik Tetap Buka

Upaya pemyemprotan dan edukasi kepada masyarakat ini diharapkam bisa meminimalkan sebaran covid-19

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Eka Yulianti Fajlin
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menggunakan handsanitizer di Halte Pemuda, Senin (16/3/2020) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Antisipasi penyebaran virus corona (covid), Pemerintah Kota Semarang terus berupaya melakukan penyemprotan disinfektan di fasilitas publik.

Penyemprotan sudah mulai dilakukan Senin (16/2/2020) lalu, mulai dari Kota Lama, Lawang Sewu, dan beberapa tempat wisata.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, penyemprotan disinfektan dilakukan secara masif.

Ada tiga kelompok, masing-masing terdiri dari 10 orang.

"Tiap hari saya minta bergerak minimal lima tempat yang menjadi fokus kumpulan orang. Misal, halte bus, tempat pariwisata, taman," kata Hendi, sapaannya, Senin (16/3/2020).

Kali ini, tim penyemprotan disinfektan menyasar ke halte-halte BRT Trans Semarang.

Hendi turut meninjau mengawal penyemprotan di Halte Pemuda.

Dia juga memberikan edukasi kepada para penumpang BRT untuk tetap menjaga pola hidup sehat dan mencuci tangan atau menggunakan antiseptik selepas berkegiatan.

Upaya pemyemprotan dan edukasi kepada masyarakat ini diharapkam bisa meminimalkan sebaran covid-19.

Ditambahkan Hendi, penyemprotan disinfekran dan edukasi kepada masyarakat akan terus dilakukan hingga kondisi normal.

"Sampai batas waktu yang belum ditentukan, sampai virus ini dinyatakan tidak ada," ucapnya.

Di sisi lain, Hendi memastikan pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Semarang tetap dilakukan. Hanya saja, pihaknya menekankan pelayanan bersifat contacless.

"Minimalkan bersalaman, bersentuhan. Pastikan semua orang yang dilayani ini mendapatkan fasilitas seperti handsanitizer. Kami merencakanan pembelian termogan supaya orang-orang datang ke pelayanan publik dipastikan sehat. Kalau sakit akan kami kasih masker," paparnya.

Apabila ada masyarakat yang merasa sakit dengan gejala seperti corona, Hendi menganjurkan agar segera memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan terdekat.

Pengobatan masyarakat terkover program kesehatan masyarakat yakni universal health coverage.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved