Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Salatiga

Efek Pandemi Corona, FEB UKSW Gelar Seminar Nasional Online

Efek mewabahnya virus Corona atau Covid-19 Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UKSW Salatiga terpaksa menggelar seminar nasional online, Rabu (18/3/20

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: m nur huda
ISTIMEWA
Seorang mahasiswa Program Studi Akuntansi FEB UKSW mengikuti seminar online, Rabu (18/3/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Efek mewabahnya virus Corona (Covid-19) pada sejumlah wilayah di Indonesia termasuk Kota Salatiga Kelompok  Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) terpaksa menggelar seminar nasional tahunan secara online, Rabu (18/3/2020).

Ketua Panitia National Seminar on Accounting (Nassa) 2020 Gideon Felix Gunawan mengatakan semula acara seminar didesain dalam bentuk tatap muka yang dihadiri mahasiswa, dosen dan praktisi nasional.

Tapi, adanya pandemi Covid-19, panitia merubah tatanan seminar menjadi berbasis online dan kemudian diberi nama E-Nassa.

“Semuanya dilakukan online, termasuk sambutan dan juga penyampaian materinya melalui Flexible Learning (FLearn) UKSW. Adapun tema yang diangkat ialah ‘To Become an Auditor Who is Ready and Great in Passing Challenges and Looking for Opportunities that Occur in the Industrial Revolution 4.0,” terangnya dalam rilis kepada Tribunjateng.com, Kamis (19/3/2020)

Felix Gunawan mengungkapkan perubahan menjadi seminar online dilakukan sebagai tindak lanjut dari berbagai surat edaran yang di keluarkan pemerintah dan kampus.

Tetapi disisi lain tidak ingin menyurutkan semangat keluarga besar NASSA yang telah berusaha keras mempersiapkan acara ini.

“Karena itu saya mengucapkan terimakasihnya atas dukungan yang diberikan staf Prodi Akuntansi sehingga acara tetap bisa berlangsung dengan peserta online berjumlah 249 orang,” katanya.

Ketua Program Studi Akuntansi FEB UKSW Dr. Theresia Woro Damayanti menyampaikan pandemi Covid-19 tidak menyurutkan langkah untuk saling membagikan ilmu.

Dalam waktu kurang dari 4 hari lanjutnya, seluruh panitia merubah seluruh rencana kegiatan menjadi seminar online.

“Saya mengaapresiasi yang setinggi-tingginya untuk seluruh panitia yang telah berupaya keras untuk itu. Generasi millennial tetap antusias dalam menerima materi secara online.

Protokol kesehatan tetap dapat dijaga, social distancing dapat dilakukan dengan mengubah hambatan menjadi peluang untuk tetap berkiprah dan memperoleh pengetahuan” ujarnya.

Dr. Theresia Woro menilai seminar online ini memiliki keunggulan karena dinilai lebih fleksibel karena dapat diakses dimana saja dan kapan saja, dan lebih efisien disegala aspek.

Tetapi untuk materi yang diberikan tidak kalah dengan seminar konvensional biasanya.

Pada seminar online tersebut turut diikuti sejumlah narasumber diantaranya Ketua Ikatan Akuntansi Indoensia (IAI) sekaligus Kepala Inspektorat Provinsi Jawa Tengah Hendri Santosa, kemudian Dekan FEB UKSW Roos Kities Andadari.

Beberaoa materi mengenai auditor internal dan eksternal dijelaskan secara rinci oleh para narasumber termasuk perbedaan sistem audit sebelum dan sesudah adanya era revolusi industri 4.0.

Sebagai bentuk penjaminan mutu aktivitas seminar online, mahasiswa dapat mengajukan pertanyaan secara online dengan mengisi formulir elektronik yang disediakan.

Panitia kemudian merangkum dan menyampaikan pertanyaan kepada pembicara.

Mahasiswa juga diminta memberikan tanggapan atas konten seminar dengan mengungah di laman FLearn tersebut. (ris)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved