Berita Semarang
Polisi Tembak Bos Perampok Rumah Kosong Kala Mabuk Berat di Room Karaoke Bandungan
Reskrim Polres Semarang menembak bos perampok rumah kosong saat sedang mabuk berat di room sebuah karaoke Bandungan Semarang.
Penulis: akbar hari mukti | Editor: Daniel Ari Purnomo
Reskrim Polres Semarang menembak bos perampok rumah kosong saat sedang mabuk berat di room sebuah karaoke Bandungan Semarang
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Polres Semarang berhasil membekuk komplotan perampok rumah kosong.
Komplotan ini beraksi lintas provinsi.
Bos perampok terpaksa ditembak karena berusaha melawan saat akan ditangkap petugas.
Dalam gelar perkara di Mapolres Semarang, Jumat (20/3/2020), Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono, menjelaskan, bos perampok itu bernama Pamungkas Bayu (37), warga Cilincing, Jakarta Utara.
Menurutnya, komplotan ini beraksi membobol rumah kosong ditinggal penghuninya sebanyak tiga kali.
• Harusnya Isolasi Mandiri, Ibu di Solo Ini Malah Rewang dan ke Pasar, Kini 17 Rumah Diisolasi
• Satu Tahun Menimbun Urine hingga Bergalon-galon, Keluarga Ini Digerebek Polisi
• Aurel Hermansyah Dihina Tua dan Dituding Lakukan Operasi Plastik, Atta Halilintar Bereaksi Murka
• 39 Orang ODP Corona di Batang, Bupati Wihaji: Besok Penyemprotan Disinfektan Serentak
"Khusus di Kabupaten Semarang mereka sudah tiga kali beraksi.
Kebanyakan memang di Depok maupun Jakarta," jelasnya.
Rumah terakhir di Kabupaten Semarang yang disasar komplotan ini ialah gedung sebuah lembaga keuangan di Desa Jimbaran, Bandungan, Kabupaten Semarang.
Mereka membobol rumah tersebut pada 9 Maret 2020.
Sebelumnya terlebih dulu merusak gembok dan pintu dan gerbang.
Pamungkas dan komplotannya yang beranggotakan Habib Riza (24), Ali Rahmat (31), dan Sarifudin (27) berhasil menggasak uang tunai Rp 245 juta dan satu unit laptop Asus.
Habib warga Bantargebang Bekasi, Ali Rahmat warga Bantargebang Bekasi, dan Sarifudin warga Cilincing Jakarta Utara.
"Di rumah itu ada CCTV.
Pada hari itu juga korban yaitu Attarokhim, 42 tahun, melaporkan kejadian tersebut ke Polres Semarang," jelas AKBP Gatot Hendro Hartono.