Kamis, 4 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video Pasien Positif Corona Nihil di Kabupaten Tegal, Pasien Dalam Pengawasan 5 Orang

Perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal sampai hari ini, Kamis (19/3/2020) tercatat pasien terkonfirmasi nihil (tidak ada) dan Pasien Dalam

Tayang:

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Berikut ini Video pasien positif corona nihil di Kabupaten Tegal, pasien dalam pengawasan 5 orang

Perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal sampai hari ini, Kamis (19/3/2020) tercatat pasien terkonfirmasi nihil (tidak ada) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada lima orang.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kabid P2P Dinas Kesehatan Sekaligus Jubir Covid-19 di Kabupaten Tegal, Joko Wantoro, di Kantor Pemkab Tegal.

Turut hadir dalam preskon, Bupati Tegal, Umi Azizah, Kepala Dinkes Kabupaten Tegal, Hendadi Setiaji, dan seluruh pihak terkait.

Joko menjelaskan, satu PDP dirawat di ruang Isolasi RSUD Kardinah. Sedangkan empat PDP lainnya dirawat di ruang Isolasi RSUD dr Soeselo Slawi.

"Sampai hari ini Kamis (19/3) pukul 14.00 WIB, orang dalam pantauan di Kabupaten Tegal berjumlah 20 orang. Sedangkan orang yang sedang melakukan perjalanan pulang ke Kabupaten Tegal dari daerah terjangkit total ada 104 orang," ungkap Joko, pada Tribunjateng.com, Kamis (19/3).

Dikatakan, dari sembilan rumah sakit di Kabupaten Tegal yang dijadikan fasilitas Covid-19, pihaknya memiliki 21 ruang isolasi dengan jumlah dokter dua orang spesialis paru-paru dan lima orang dokter penyakit dalam.

Adapun lima Pasien Dalam Pengawasan atau disebut PDP 1 yaitu perempuan berusia 49 tahun, tempat kunjungannya di Bali.

Lalu PDP 2, laki-laki usia 28 tahun riwayat bepergian ke Korea Selatan. PDP 3, laki-laki usia 20 tahun riwayat perjalanan ke Depok.

Sedangkan PDP 4 balita (laki-laki) usia 9 bulan, riwayat perjalanan ke Jakarta. Terakhir PDP 5 laki-laki usia 17 tahun riwayat perjalanan ke Bali.

"Jadi yang pasien 9 bulan itu orangtua nya belum masuk kategori PDP, dalam artian orangtua nya kondisi sehat. Pasien dirawat di RSUD Soeselo sejak tiga hari yang lalu," jelasnya.

Pada waktu yang sama, Bupati Tegal, Umi Azizah menyampaikan, melihat perkembangan dua hari ini memang banyak warga Kabupaten Tegal yang ada di luar negeri seperti Malaysia dan Korea mulai pulang ke kampung halaman.

Meskipun tidak atau belum ada warga Kabupaten Tegal yang positif terinfeksi Covid-19, tidak lantas membuat takabur, 
merasa aman dan memandang remeh persoalan ini.

Sehingga abai terhadap keselamatan diri dan keluarga, tidak peduli dengan upaya yang harus didukung dan dikerjakan bersama-sama.

"Setelah meliburkan seluruh kegiatan belajar mengajar di sekolah dan menutup semua destinasi wisata dan 
tempat hiburan di Kabupaten Tegal. Maka mulai hari ini, 70 persen ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal saya alihkan untuk bekerja dari rumah, membawa pekerjaannya ke rumah dan menyelesaikannya dari rumah," ujar Umi.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved