Wabah Virus Corona
1 Balita di Purbalingga Dinyatakan Positif Virus Corona, Pernah Diajak Neneknya ke Jakarta
Anak usia bawah lima tahun (balita) di Purbalingga, dinyatakan positif terinfeksi virus corona.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: galih permadi
"Masyarakat bisa lebih tanggap dengan menjaga kebersihan lingkungan, menjaga kesehatan dengan sering-sering mencuci tangan, mengonsumsi makanan bergizi dan vitamin, " terangnya.
Tiwi menyarankan agar tidak mendatangi kerumunan dan tetap melaksanakan social distancing.
Selain itu bagi masyarakat yang merasa kurang sehat dapat segera memeriksakan diri ke dokter.
"Disamping itu juga melakukan pencegahan dengan menggunakan masker," tutur Tiwi.
Posko Siaga Corona
Tiwi menuturkan, dengan bertambahnya kasus positif pemerintah kabupaten mengambil upaya penanggulangan.
Di antaranya dengan mendirikan posko Gugus Tugas Siaga Covid-19 di masing-masing perbatasan yang ada di Kabupaten Purbalingga.
Ada enam titik posko yang dibentuk, yakni Kecamatan Karangreja, Desa Kutabawa Kecamatan Karangreja, Kecamatan Padamara, Kecamatan Bukateja, Desa Jompo Kecamatan Kalimanah, dan Desa Kedungbenda Kecamatan Kemangkon.
"Nanti akan dijaga oleh tim gabungan TNI-Polri, Dishub, Dinkes, Satpol PP, beserta relawan, untuk melakukan pengecekan terhadap mobil-mobil dari luar kota yang masuk ke Purbalingga."
"Selain itu juga akan disemprot disinfektan," jelasnya.
Dikatakannya, setiap posko juga akan diberikan bilik disinfektan yang bertujuan untuk mensterilasasi tubuh.
Penumpang yang turun dari mobil akan dicek kesehatannya.
"Kami juga akan melakukan pendataan dari mana mau kemana kemudian berapa hari," ujarnya.
Selain itu, perantau yang datang ke Purbalingga akan diberikan gelang identitas.
Hal ini dikarenakan perantau yang datang ke Purbalingga dimasukkan ke dalam status Orang Dalam Pantauan (ODP).