Berita Video
Video Jasad Pria Ditemukan di Depan Ruko Kosong di Tugu Semarang
Mayat laki-laki ditemukan tewas di depan bangunan Ruko kosong di Jalan Walisongo Kecamatan Tugu, Jumat (27/3/2020) sekira pukul 15.30 WIB.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut ini video jasad pria ditemukan di depan ruko kosong di Tugu Semarang
Mayat laki-laki ditemukan tewas di depan bangunan Ruko kosong di Jalan Walisongo Kecamatan Tugu, Jumat (27/3/2020) sekira pukul 15.30 WIB.
Pengamatan Tribun Jateng mayat masih tergelatak di antara rumput ilalang setinggi sekira 1 meter.
Posisi tertidur dengan arah ke barat, pakaian yang dikenakan korban hitam, berupa kaos dan celana panjang dengan bungkusan di sebelahnya beserta sandal karet warna hitam.
Warga setempat, Yuda menjelaskan mayat ditemukan telah membusuk, diprediksi mayat telah meninggal di atas tiga hari.
"Jenis kelamin laki-laki berusia 40 sampai 45 tahun," katanya kepada Tribun Jateng.
Saat ini mayat baru saja sudah di evakuasi oleh Inafis Polrestabes Semarang dan tim ambulance RSUP Kariadi, pukul 17.45. Mayat di bawa ke rumah sakit untuk proses visum.
Penemuan Mayat di Dalam Tandon
Jenazah Solekah (33) wanita yang ditemukan tewas di tandon air telah dimakamkan.
Almarhumah dimakamkan di tempat pemakaman umum Gunung Alap-alap Kelurahan Tandang Kecamatan Tembalang.
Jenazah korban yang terbungkus peti tiba di pemakaman sekira pukul 16.00 WIB.
Warga setempat segera menggelar sholat jenazah di pinggir jalan, lalu dilanjutkan segera memakamkan korban.
Tokoh masyarakat, Suryanto menuturkan perwakilan warga dari Kampung Sikluwung RT 6 Rw 1 Kelurahan Tandang Kecamatan Tembalang yang mengambil jenazah di RSUP Kariadi pada Jumat (27/3/2020) sekira pukul 14.00 WIB.
"Setelah melewati prosedur dan mengurus administrasi di Rumah sakit jenazah langsung kami bawa ke tempat pemakaman kampung setempat," katanya kepada Tribun Jateng.
Suryanto menuturkan kondisi rumah korban memang saat ini tanpa penghuni lantaran suami korban masih berada di Polrestabes Semarang.
"Sedangkan kedua anak korban ikut paman dari keluarga ayahnya," jelasnya.