Virus Corona Jateng
Cegah Corona, Perumahan Panorama Banjaran Ngaliyan Semarang Difogging Disinfektan
Warga Perumahan Panorama Banjaran, Ngaliyan, Kota Semarang, mendukung kebijakan pemerintah menjaga kebersihan terhindar virus corona.
Penulis: rustam aji | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Warga Perumahan Panorama Banjaran, Kelurahan Bringin, Ngaliyan, Kota Semarang, mendukung kebijakan pemerintah untuk menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari virus corona.
Sebagai bentuk nyata, Sabtu (28/3/2020) sore sekira pukul 15.30 WIB, warga Perumahan Panorama Banjaran yang masuk dalam RT.01/RW. XIX, melakukan penyemprotan disinfektan, baik di halaman rumah maupun di dalam rumah.
Ketua RT.01, Andi Susanto, menjelaskan, kegiatan penyemprotan disinfektan merupakan inisiatif warga untuk menindaklanjuti imbauan dari pihak Kelurahan Bringin agar warga mengantisipasi penyebaran virus corona.
“Fogging desinfektan di wilayah RT 01 meliputi Blok B,C,D,G, serta musala perumahan,” ungkapnya kepada Tribun Jateng.
Selain fogging, untuk mencegah corona di Perumahan Panorama, pihak RT juga meminta kepada warga yang mudik/kembali dari perantauan ataupun sehabis perjalanan luar kota dari daerah lain yang terdampak virus corona, sesampai di rumah melakukan observasi mandiri, isolasi diri selama beberapa waktu.
“Pastikan diri Anda sehat, tidak ada perubahan kondisi kesehatan seperti demam tinggi, batuk, pilek. Jika pun ada mohon segera periksa ke dokter. Hal demikian perlu demi kebaikan bersama untuk keluarga, saudara, tetangga, rekan-rekan dan masyarakat secara luas,” pesannya.
Di sisi lain, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi tak berhenti berkeliling Kota Semarang untuk mengawal upaya sterilisasi kota yang dipimpinnya tersebut, melalui upaya penyemprotan disinfektan.
Terhitung mulai Jumat (20/3/2020) Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut terus hadir untuk memimpin gerakan penyemprotan disinfektan pada berbagai tempat di Kota Semarang.
Dirinya pun juga tak luput hadir dalam kegiatan sterilisasi di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jumat (27/3/2020).
Tak hanya di sana, selain di tempat Hendi berada, tim penyemprotan juga bergerak di wilayah Kecamatan Tugu dan Mijen, Kota Semarang.
Hendi mengungkapkan selain untuk memantau kegiatan penyemprotan, kehadirannya juga untuk melihat kondisi masyarakat terdampak tekanan isu penyebaran virus Corona di Kota Semarang.
Pasalnya permasalahan yang dihadapi bukan hanya kesehatan saja, tetapi juga pada permasalahan perekonomian.
"Permasalahan Covid 19 sebenarnya ada tiga, selain terkait medisn, juga bagaiman caranya menetralisir berita hoax, dan bagaimana caranya memberikan dukungan pada sektor ekonomi yang terimbas," terang Hendi.
"Tiga hal tersebut sedang Pemerintah kota Semarang upayakan solusinya. Mudah-mudahan Covid-19 bisa segera berakhir, perekonomian tidak terpuruk dan segera bangkit, agar masyarakat tidak panik lagi," tegasnya.
"Maka melihat kompleksitas permasalahannya, akan menjadi sebuah hal positif bila bukan hanya Pemerintah Kota Semarang yang terlibat, tetapi juga banyak stakeholder," harap Wali Kota Semarang tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kegiatan-fogging-disinfektan-di-perumahan-panorama-banjaran-bringin-ngaliyan-semarang.jpg)