Virus Corona Jateng

BREAKING NEWS : Pasien Positif Virus Corona KTP Jakarta Meninggal Dunia di RSUD Kraton Pekalongan

Satu pasien yang positif terjangkit virus corona atau Covid-19 berkartu tanda penduduk Jakarta meninggal dunia pada Minggu (29/3/2020).

sciencefocus.com
(Ilustrasi) Virus corona 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Satu pasien yang positif terjangkit virus corona atau Covid-19 berkartu tanda penduduk Jakarta meninggal dunia pada Minggu (29/3/2020).

Pasien positif virus corona ini meninggal dunia di RSUD Kraton.

"Pasien yang berjenis kelamin laki-laki, umur 73 tahun tersebut meninggal sekitar pukul 15.32 WIB," kata Wakil Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid saat ditemui Tribunjateng.com di kediamannya, Minggu (29/3/2020).

2 Pengunjung Supermarket Diusir Gara-gara Pakai APD Lengkap Seperti Tim Medis Corona, Netizen: Lebay

Ganjar Siapkan Rp 1,4 Triliun Tangani Virus Corona Jateng

Bak Kota Mati, Suasana Terkini Simpang Lima Kota Semarang Pasca Penutupan Jalan Protokol

Dokter Bambang Kadinkes Dinyatakan Positif Virus Corona, Ia Tulis Pesan Ini di Sepucuk Surat

Menurut Afzan, pasien merupakan warga Jakarta dan pergi ke Ulujami, Kabupaten Pemalang dalam rangka menengok anaknya.

Sampai di Ulujami, pasien mengeluh sakit seperti gangguan pernafasan, batuk, dan deman sehingga langsung dirujuk ke RSUD Bendan.

"Pasien masuk di RSUD Bendan pada tanggal (16/3/2020), setelah diperiksa ternyata ciri-ciri penyakitnya sama kayak virus corona. Sehingga, dirujuk ke RSUD Kraton pada tanggal (17/3/2020). Kami rujuk kesana karena RSUD Kraton merupakan rumah sakit rujukan lini pertama ditunjuk oleh Gubernur Jawa Tengah."

"Setelah dilakukan pemeriksaan, pasien tersebut dinyatakan positif terpapar virus corona atau Covid-19," ujarnya.

Pihaknya mengungkapkan, pasien yang positif Covid-19 langsung dibawa ke Kecamatan Ulujami untuk dilakukan pemakaman.

"Informasi yang saya terima, pasien dimakamkan sekitar pukul 19.00 WIB dengan sesuai protokol kesehatan di Kecamatan Ulujami," ungkap Aaf panggilan akrab wakil wali kota Pekalongan.

Saat disinggung mengenai status terkait zona merah pasca meninggalnya pasien Covid-19, Aaf menjelaskan saat ini masih masih dibahas dengan sekretaris daerah Kota Pekalongan.

"Memang sebelum meninggalnya pasien Covid-19, Kota Pekalongan masuk zona merah. Untuk kelanjutan status Kota Pekalongan masih kami dikoordinasikan," jelasnya.

Pihaknya menambahkan, saat ini di Kota Pekalongan ada 3 pasien dalam pengawasan (PDP) dan untuk orang dalam pantauan (ODP) ada 30 orang.

"Untuk pasien PDP dirawat di RSUD Bendan dan sekarang kondisinya semakin membaik," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setyawan Dwiantoro saat dihubungi Tribunjateng.com melalui sambungan telepon membenarkan, bahwa pasien yang terpapar virus corona dan dirawat di RSUD Kraton meninggal dunia.

"Saya dapat laporan dari direktur bahwa pasien X sore tadi meninggal dunia dan sekarang di bawa ke Ulujami Pemalang," katanya. (Dro)

Viral Tagar Until Tomorrow Challenge di Instagram, Ini Arti Tantangan dan Foto yang Harus Diunggah

Najwa Shihab Loncat Bahagia Saat Penampilan Pamungkas Didi Kempot Mampu Tembus Donasi Rp 9 Miliar

Bisa Dicontoh Jateng, Semua Pasien Positif Virus Corona di Malang Dinyatakan Sembuh

Pasien Sembuh Corona di Solo Cerita Sering Minum Ramuan Empon-empon, Pas Sakit Keluhkan Gejala Ini

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved