Breaking News:

UNS Solo

Mencegah Penyebaran Covid-19, UNS Solo Perpanjang Kuliah Daring hingga 30 April 2020

Kuliah daring di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta diperpanjang hingga 30 April 2020 mendatang. Hal ini disampaikan Rektor UNS dalam Surat Eda

Editor: abduh imanulhaq
Tribun Jateng/ Rifqi Gozali
Rektor UNS Solo Prof Jamal Wiwoho 

TRIBUNJATENG.COM, SURAKARTA - Kuliah daring di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta diperpanjang hingga 30 April 2020 mendatang.

Hal ini disampaikan Rektor UNS dalam Surat Edaran (SE) Nomor: 13/UN27/SE/2020 tentang Pemberlakuan Pembatasan Aktivitas di Kampus UNS.

"UNS menerapkan kebijakan pembatasan aktivitas di kampus mulai 26 Maret sampai 30 April 2020. Ini merupakan tindak lanjut dari SE Rektor sebelumnya yang terbit pada 14 Maret 2020. Sehingga kuliah online yang semula dijadwalkan sampai 28 Maret maka diperpanjang. Ini kita lakukan dalam rangka untuk mencegah penyebaran Covid-19," terang Rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho dalam SE nya.

Dalam SE tersebut berisi beberapa point antara lain Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tetap berjalan dengan pola pembelajaran daring yaitu mahasiswa mengikuti proses pembelajaran online dari tempat tinggal masing-masing.

Tidak hanya itu, seluruh pegawai UNS diupayakan juga melakukan pekerjaan dari tempat tinggal masing-masing, kecuali untuk dosen yang menduduki jabatan tugas tambahan.

Adapun Rektor, Wakil Rektor, Staf Ahli Rektor, Dekan dan Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Senat, Ketua dan Sekretaris Lembaga, Direktur dan Wakil Direktur serta Tenaga kependidikan pejabat struktural dan yang bekerja di bidang Umum dan Kerumahtanggaan, Keuangan, Teknologi Informasi, serta Sekretariat Pimpinan, akan diatur penjadwalan hari kerjanya.

Kemudian khusus pegawai Rumah Sakit dan Medical Center UNS, baik tenaga medis, paramedis dan tenaga kependidikan tetap masuk kerja, dan akan diatur tersendiri oleh Direktur Rumah Sakit UNS.

Bahkan seluruh kegiatan yang bersifat non akademik untuk sementara waktu ditunda atau dijadwal ulang.

Akses masuk/keluar Kampus dibatasi dengan pengawasan yang ketat oleh Petugas Satuan Pengamanan Kampus, dengan tetap mempertimbangkan akses tempat-tempat vital dan kepentingan emergency.

"Rektor atau pejabat yang ditunjuk dapat memberikan izin kepada sivitas UNS atau pihak-pihak tertentu, yang karena sifat pekerjaannya atau kepentingannya terutama kegiatan yang terkait dengan upaya pencegahan dan/atau pengendalian Covid-19, mengharuskan mereka untuk masuk-keluar kampus," ujar Prof. Jamal.

Prof. Jamal menegaskan bahwa semua pimpinan unit kerja masing- masing wajib mengimplementasikan SE ini dengan tetap mempertimbangkan kondisi kedaruratan dan standar keselamatan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved