Virus Corona Jateng
Pemudik Tujuan Solo Wajib Karantina di Gedung Graha Wisata Bareng ODP Corona
Pemerintah Kota Solo menyiapkan Graha Wisata Solo untuk karantina bagi pemudik yang tiba di Solo.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pemerintah Kota Solo menyiapkan Graha Wisata Solo untuk karantina bagi pemudik yang tiba di Solo.
Karantina itu dilakukan demi memutus rantai penyebaran wabah virus corona atau Covid-19.
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengatakan, selain mengarantina pemudik yang tiba di Solo, pihaknya juga akan mengarantina warga yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP).
• Nella Kharisma Tersipu Malu Ketika Dory Penabuh Gendang Didi Kempot Akan Nafkahinya dan Anak-anak
• Cara Login dan Isi Sensus Penduduk Online 2020 di sensus.bps.go.id, Besok Terakhir
• Lain dari Biasanya, Respon Warga Saat Petugas Jemput Pasien Positif Corona di Majene
• Warga Jarah Supermarket, Italia Mulai Rusuh Gara-gara Lockdown Virus Corona : Kami Butuh Makan!
Pihaknya menyiapkan tiga tempat untuk karantina yakni di Graha Wisata, Ndalem Joyokusuman, dan Ndalem Priyosuhartan.
"Untuk para pemudik nanti di Graha Wisata, atas dan bawah. Ini kita siapkan untuk mengarantina bagi para pemudik yang pulang ke Solo langsung masuk sana dulu," kata Rudy, sapaan akrab FX Hadi Rudyatmo, Senin (30/3/2020).
Rudy mengatakan, untuk mengantisipasi datangnya pemudik dari luar kota, apalagi dari kota yang terjangkit virus, pihaknya sudah koordinasi dengan pihak terminal, PT KAI, dan bandara.
"Kalau memang ada (warga Solo) yang dari luar kota, termasuk luar negeri pulang kita itu buka jalur informasi langsung."
"Itu langsung kita masukkan saja jangan menunggu sampai ke rumah."
"Sampai ke rumah jebol," katanya.
Selama menjalani karantina, pemudik akan terus dipantau kesehatannya oleh tim medis.
Jika selama 14 hari tidak menunjukkan gejala mereka baru diperbolehkan pulang.
Namun, ketika dalam masa karantina ada yang menunjukkan gejala maka akan langsung dirujuk ke rumah sakit.
"Makanya kita siapkan (tempat karantina) minggu ini selesai lah untuk Ndalem joyokusuman, Ndalem Priyosuhartan karena kami harus siapkan tempat tidur dan sebagainya," kata dia.
Sementara, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani berujar, laporan yang pihaknya terima pada Minggu (29/3/2020) warga Kota Solo yang positif Covid-19 terdapat tiga orang.
Dua meninggal dan satu dinyatakan sembuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ribuan-pemudik-dari-kumai-kalimantan-tengah.jpg)