Breaking News:

Wabah Virus Corona

Kapan Wabah Corona Berakhir? Ini Prediksi Para Pakar Statistika UGM Yogyakarta

Soal wabah corona berakhir, sejumlah pakar pemodelan matematika UGM telah prediksi optimis terhadap masa penyebaran wabah virus corona Covid-19.

Editor: m nur huda
Freepik
Ilustrasi Virus corona 

TRIBUNJATENG.COM, YOGYA - Wabah virus corona berakhir. Itu menjadi banyak impian manusia di muka bumi saat ini.

Namun, kapan wabah corona berakhir? Virus Corona yang menyebabkan COVID-19 ini telah mempengaruhi semua sendi kehidupan hingga mengancam perekonomian dan keamanan negara, bahkan peradaban.

Soal kapan wabah corona berakhir, sejumlah pakar pemodelan matematika dari Universitas Gadjah Mada (UGM) telah melakukan prediksi optimis terhadap masa penyebaran wabah virus corona Covid-19.

Prediksi tersebut memperkirakan pandemi covid-19 di Indonesia akan berakhir 29 Mei 2020, dengan maksimum total penderita Covid-19 positif adalah sekitar 6.174 kasus.

Petugas Akses Pintu Masuk Kota Tegal Kenakan APD Lengkap

Update Corona 1 April 2020: Di Italia Dalam 4 Jam 837 Orang Meninggal, Total di Dunia 854.608 Kasus

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Pensiunan Polisi Meninggal saat Gowes di Semarang

Para ahli yang terlibat dalam prediksi dengan pemodelan tersebut adalan Guru Besar Bidang Statistika UGM, Prof Dedi Rosadi yang juga berlaku sebagai penanggung jawab, lalu alumni FMIPA UGM, Heribertus Joko Kristadi, dan pengarang Worry Marketing sekaligus alumni PPRA Lemhanas RI, Dr Fidelis I Diponegoro.

Model tersebut mereka namakan model probabilistik yang didasari atas data yang nyata atau probabilistik data-driven model (PDDM).

"Melihat beberapa hasil prediksi model matematika dinamik terhadap data penderita Covid-19 positif yang cenderung bombastis dan terlalu berlebihan, maka kami sampaikan hasil prediksi ini," ujar Dedi dalam rilis tertulis yang disampaikan pada Tribun Jogja, Selasa (31/3/2020).

Dengan model tersebut, diperkirakan penambahan maksimum total penderita Covid-19 per hari adalah di sekitar minggu kedua April 2020, yakni sekitar 7 sampai 11 April 2020.

Dengan penambahan lebih kurang 185 pasien per hari dan diperkirakan akan terus menurun setelahnya.

Berdasarkan data yang ada diperkirakan pandemi akan berakhir lebih kurang 100 hari setelah 2 Maret 2020 atau sekitar 29 Mei 2020. Maksimum total penderita Covid-19 positif adalah sekitar 6174 kasus.

Jokowi Tetapkan Status Darurat Kesehatan Masyarakat, Pemda Diminta Tak Buat Aturan Sendiri

"Sejak pertengahan Mei 2020, penambahan total penderita sudah relatif kecil.

Berdasarkan hasil ini, disarankan ritual mudik Lebaran tidak dilakukan dan kegiatan tarawih di masjid selama Ramadan ditiadakan, yakni intervensi ketat oleh pemerintah melalui parsial lockdown dan penjarakan fisik yang ketat terus dilakukan sampai pandemi benar-benar berakhir di awal Juni 2020," papar Dedi.

Grafis Prediksi Covid-19 Guru Besar UGM
Grafis Prediksi Covid-19 Guru Besar UGM (dok.istimewa)

Prediksi yang dikemukakan tersebut didasari atas data penderita sampai Kamis (26/3/2020) dan diasumsikan telah adanya intervensi ketat dari pemerintah sejak minggu ketiga Maret 2020 dan intervensi ini telah berhasil.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved