Pemerkosaan
7 dari 8 Siswa Pemerkosa Adik Kelas Ditangkap, 1 Otak Pelaku Masih Buron
Ia tidak bisa melawan kekuatan tenaga empat orang yang tengah dirasuki nafsu setan tersebut.
TRIBUNJATENG.COM, MEDAN - Terungkap fakta baru pada kasus pemerkosaan terhadap siswi SMK di Deliserdang.
Pelaku yang tadinya disebut tujuh orang ternyata bertambah satu lagi menjadi delapan.
Polisi segera menindaklanjuti kasus pemerkosaan tersebut.
• Jokowi Digugat Pedagang Eceran Rp 10 M karena Dianggap Lalai dalam Penanganan Wabah Virus Corona
• Bukan Demam, Ilmuwan Inggris Ungkap Tanda Awal Paling Mungkin Seseorang Terinfeksi Virus Corona
• Gadis Pengemudi Mobil yang Mabuk Tabrak Pria Hingga Tewas, Malah Selfie Merasa Tak Bersalah
• Viral Ibu Belanja Pakai Masker Botol Bekas, Ganjar Pranowo: Ini Dimana? Hanya 1 Netizen Bisa Jawab
Hanya dalam tempo hitungan jam setelah orangtua korban melayangkan laporan di Polresta Deliserdang, Selasa (31/3/2020), para pelajar yang melakukan pemerkosaan terhadap D (16), telah ditetapkan sebagai tersangka.
Terungkap fakta baru bahwa pelaku pemerkosaan ternyata bukanlah berjumlah 7 orang, melainkan delapan orang.
Adapun otak pelaku, yakni JA kini menjadi buruan aparat kepolisian.
Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, AKP Muhammad Firdaus menjelaskan, awalnya ada 8 orang yang diamankan sejak Selasa (31/3/2020) malam.
Namun setelah diambil keterangannya, satu orang atas nama RA tidak punya keterkaitan dengan kasus ini.
RA hanya teman satu kelas para pelaku.
"RA statusnya hanya saksi saja.
Yang lainnya sudah kita tetapkan sebagai tersangka.
Dari delapan orang yang diamankan itu, tidak ada security.
Enggak ada kaitannya sama security kasus ini," ujar Muhammad Firdaus, Rabu (1/4/2020) malam.
Ia menambahkan saat ini mereka sedang melakukan pengejaran terhadap JA.
Polisi menyebut JA adalah otak pelaku dalam kejadian pemerkosaan ini.