Berita Selebritis
Luna Maya Ingin Cekik Tukang Make Up Saat Ditawari Temeni Pengusaha dengan Tawaran 200 Juta Perhari
Luna Maya marah saat ditawari untuk menemani meeting seorang pengusaha ke luar negeri. Luna Maya pun naik pitam setelah seorang pengusaha
TRIBUNJATENG.COM -- Luna Maya marah saat ditawari untuk menemani meeting seorang pengusaha ke luar negeri.
Luna Maya pun naik pitam setelah seorang pengusaha yang mengajaknya berkenalan dan memiliki maksud terselubung.
Awalnya Luna Maya diajak berkenalan melalui seorang make up artis pada pertengahan Januari 2020.
Luna saat itu tidak memiliki prasangka negatif atas permintaan kenalan tersebut.
Luna mengiyakan perkenalan itu.
Begitulah kisah Luna Maya ketika mengingat pengalamannya beberapa bulan lalu.
• Mulai Hari Ini WNA Tidak Bisa Masuk ke Indonesia Kecuali dengan 6 Golongan Ini
• Sinopsis Krrish 3 Mega Bollywood ANTV Siang Ini, Tayang Jam 11.00 WIB
• Persekat Andalkan Store Untuk Pemasukan Tim Selama Libur Kompetisi
• Ardi Bakrie Akui Nia Ramadhani Sering Mengalah Saat Bertengkar Dengannya
Melalui vlognya yang berjudul "Luna Maya: Sorry Gue Engga 'Jualan;", Luna menceritakan pengalaman yang membuat dia sangat geram.
"Ini cerita tentang apa ya... Ini cerita tentang bagaimana banyak orang salah persepsi dan salah..
apa ya, salah mikir kali. Enggak tahu deh," kata Luna Maya mengawali ceritanya seperti dikutip Kompas.com, Rabu (1/4/2020).
Namun, seorang make up artis yang enggan disebut namanya oleh Luna Maya itu memohon maaf sebab, permintaan kenal ini bukan sembarang kenalan biasa.
Pengusaha ini minta Luna Maya menemani dia ke luar negeri dengan tarif yang tinggi.
“Iya kak tapi jangan marah ya” katanya gitu, masih aku simpan, aku screen capture (chat WhatsApp).
Bilangnya gini, dia minta ditemenin jalan-jalan ke luar negeri sehari 200 juta, tiga hari berarti 600 juta," curhat Luna Maya melalui akun YouTube, Rabu (1/4/2020).
Luna Maya meletup saat diberi tarif Rp 600 juta untuk 3 hari.
Luna mengatakan, andai saja make up artis tersebut ada di hadapannya, dia rasanya ingin sekali mencekiknya, saking kesalnya.