Breaking News
Senin, 11 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Sukoharjo

Petugas Selesai Evakuasi JPO Kartasura Roboh

Rangka besi jembatan penyeberangan orang (JPO) yang melintang di atas Jalan Ahmad Yani Kartasura dapat dievakuasi.

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Rifqi Gozali
Alat berat tengah mengevakuasi rangka besi JPO yang roboh melintang di atas Jalan Ahmad Yani Kartasura, Jumat (3/4/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Rangka besi jembatan penyeberangan orang (JPO) yang melintang di atas Jalan Ahmad Yani Kartasura atau di depan Pasar Kartasura Sukoharjo berhasil dievakuasi, Jumat (3/4/2020).

Rangka ini merupakan bagian yang tersisa dari meterial penyusun jembatan yang roboh setelah diterjang truk trailer bermuatan kertas gulung.

Dalam evakuasi ini melibatkan alat berat dengan kapasitas angkat 50 ton.

Setelah 14 Tahun Konflik, Betharia Sonata Menangis Ceritakan Alasannya Minta Maaf pada Willy Dozan

Klik Www.pln.co.id untuk Dapatkan Token Gratis Selama 3 Bulan, Ini Cara Mudahnya

Situasi Lockdown di Filipina Mulai Kacau, Rodrigo Duterte: Tembak Mati Pembuat Onar

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Pemotor Wajib Pakai Masker Saat Berkendara

Ini merupakan alat berat ketiga setelah sebelumnya sudah ada dua alat berat yang dilibatkan dalam evakuasi.

Dalam evakuasi rangka jembatan yang terbuat dari besi ini dipotong di kedua sisinya oleh tukang las.

Sementara di tengah, rangka diikat oleh tali baja ke alat berat, tujuannnya ketika di kedua sisi rangka besi telah terpotong alat beratlah yang menjadi tumpuan.

"Dibutuhkan alat berat dengan kapasitas angkat minimal 50 ton untuk mengangkat rangka jembatan yang melintang," kata Dani.

Sejak kejadian robohnya jembatan pada Kamis (2/4/2020) sekitar pukul 20.30 WIB, baru sekitar 14 jam kemudian jembatan berhasil dievakuasi.

Utamanya evakuasi rangka jembatan yang masih melintang di atas jalan.

"Kondisinya sudah melengkung."

"Ini sekalian dirobohkan."

"Menyisakan tangga kiri kanan," kata Kapolsek Kartasura, AKP Dani Permana Putra saat ditemui di lokasi.

Tidak ada korban jiwa pada tragedi robohnya jembatan.

Hanya saja, arus lalu lintas dari arah Boyolali menuju Solo ataupun sebaliknya tersendat.

Saat proses evakuasi material jembatan, arus dari kedua arah sepenuhnya dialihkan.

Di saat bersamaan, polisi berikut anggota TNI dari Kodim Sukoharjo juga sibuk menghalau kerumunan masyarakat yang menonton proses evakuasi.

"Tolong jangan bergerombol."

"Hindari area ini."

"Jangan berkerumun."

"Kalau tidak bisa membantu tinggalkan lokasi ini."

"Tidak perlu berkumpul," ucap Dani mengimbau dengan pengeras suara.

Menurut Dani, truk trailer bermuatan bermuatan kertas gulung itu melaju dari arah Solo menuju arah Boyolali.

Truk bernopol L 8031 UH tersebut dari Mojokerto tujuan Sawit, Boyolali.

Saat sampai di lokasi kejadian, muatan yang terlalu tinggi itu menabrak JPO yang melintang di atas jalan.

"Saat kejadian, muatan menabrak JPO dan roboh."

"Ketinggian JPO itu sekitar 4,8 meter dari jalan," kata Dani.

Kali ini, lanjut Dani, sopir dan kernet truk telah diamankan oleh pihaknya.

Keduanya menjalani pemeriksaan terkait kejadian.

Sedangkan truk juga masih berada di sekitar lokasi kejadian.

"Sopir dan kernet sudah kami amankan.

Sudah kami tes urin juga.

Ini proses evakuasi dan sekaligus pengaturan arus lalu lintas," kata Dani.

Sambil Gowes, Ganjar Borong 10 Ribu APD & Masker untuk Dibagikan ke Tim Medis se-Jawa Tengah

Harusnya Hari ini PSIS hadapi PSS Sleman, Ini Kenangan Mahesa Jenar di Stadion Maguwoharjo

Luna Maya Geram Ingat Pernah Diminta Temani Pengusaha ke Luar Negeri 3 Hari, Dibayar Rp 600 Juta

Update Konflik Israel dan Palestina di Tengah Wabah Corona

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved