Berita Kudus

Sudah Digali, Pemakaman PDP Corona Ditolak Ahli Waris Lahan di Kudus

Penolakan pemakaman jenazah PDP corona, warga Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, terjadi pada Sabtu (4/4/2020)

Tribun Jateng/Raka F
Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Jati, Kabupaten Kudus, mengumpulkan seluruh kepala desa di Balai Desa Tanjungkarang, Selasa (7/4/2020) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Jati, Kabupaten Kudus, mengumpulkan seluruh kepala desa di Balai Desa Tanjungkarang, Selasa (7/4/2020) siang.

Hal itu menyusul adanya penolakan pemulasaraan Pasien Dalam P‎engawasan (PDP), warga Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, yang terjadi pada Sabtu (4/4/2020) lalu.

Camat Jati, Andrias Wahyu Adi menjelaskan, telah terjadi penolakan pemakaman warga berstatus PDP pada akhir pekan lalu.

Temuan Para Ilmuwan Terbaru Ada 5 Kelemahan Virus Corona dan Karakteristiknya

Cerita Saksi Hidup saat Pagebluk Pes Melanda Jawa, Penggali Kubur Tak Pernah Berhenti

Cerita TKI Ilegal di Tengah Malaysia Lockdown, Tak Digaji hingga Makan Tikus Tiap Hari

70 Persen Penderita Positif Corona Tak Ada Gejala dan Bisa Menularkan Virus

Penolakan terjadi karena pemilik lahan keberatan jika ada P‎DP yang dimakamkan di Desa Loram Kulon.

"Lokasi pemakaman itu memang bukan milik umum, meski sebenarnya sudah diwakafkan secara lisan. Tetapi ahli warisnya keberatan," ujar dia, disela-sela rapat koordinasi, Selasa (7/4/2020).

‎Padahal, kata dia, tukang gali kubur sudah menggali tempat pemakamannya. Akhirnya dia mengalah dengan memindahkan jenazah PDP tersebut.

Pihaknya mendapatkan lokasi pemakaman lainnya di Desa Loram Wetan sesuai dengan alamat KTP.

Beruntung, kata dia, tidak ada gejolak penolakan lainnya sehingga jenazah PDP tersebut bisa dimakamkan di pemakaman umum Desa Loram Wetan.

"Jenazah yang dibawa itu KTP-nya Loram Wetan, tetapi tinggalnya di Loram Kulon. ‎Masyarakat di Loram Kulon menolak juga karena dianggap bukan warga di sana," jelas dia.

Dia berpesan, ‎kepada 14 kepala desa yang ada di wilayahnya untuk mengimbau masyarakat agar menerima warga yang meninggal tersebut.

Halaman
12
Penulis: raka f pujangga
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved