Berita Ekonomi
Matahari Rumahkan Karyawan, Jamin Tak Lakukan PHK, Tetap Bayar Gaji dan THR
Sementara sumber pemasukan perusahaan adalah dari penjualan online melalui Matahari.com
Matahari Rumahkan Karyawan, Jamin Tak Lakukan PHK, Tetap Bayar Gaji dan THR
Meski demikian ada pemotongan gaji dengan range tertentu
TRIBUNJATENG.COM – Setelah menutup seluruh gerai secara nasional, Matahari Departement Store, Tbk (LPPF) memastikan tidak akan ada pengurangan karyawan atau Pemutusan Hubungan kerja (PHK).
Sekretaris Perusahaan Matahari Department Store Miranti Hadisusilo menyatakan, pihaknya juga akan tetap memberikan gaji, bonus, dan Tunjangan Hari Raya ( THR) para karyawan.
“Tidak ada rencana PHK. Semua karyawan toko dirumahkan, tapi tetap digaji,” kata Miranti kepada Kompas.com, Rabu (8/4/2020).
• KAI Wajibkan Penumpang Pakai Masker untuk Tangkal Corona, Yang Tidak Patuh Tiket Dikembalikan
• Corona Meneror, Perilaku Geng Narkoba Meksiko yang Dikenal Brutal Berubah Total, Ini Kegiatan Mereka
• Reaksi Gibran saat Jan Ethes Didoakan Tidak Seperti Dirinya, Kaesang Ikut Beri komentar
• Promo Superindo 6-8 April 2020, Minyak Goreng hingga Mi Instan, Ini Daftar Lengkapnya
Namun sebut Miranti, gaji karyawan dibayarkan secara penuh.
“Ada pemotongan gaji. Besarannya bervariasi, makin tinggi posisinya makin besar.
Maaf range-nya tidak bisa kami share,” jelasnya.
Miranti memastikan bonus dan THR juga akan diberikan kepada karyawan.
Hal ini dilakukan perusahaan sesuai dengan peraturan pemerintah terkait pemberian THR.
“Bonus karyawan sudah dibayarkan dan THR akan dibayar sesuai peraturan pemerintah,” jelasnya.
Saat ini perusahaan sudah menutup seluruh gerai secara nasional.
Sementara sumber pemasukan perusahaan adalah dari penjualan online melalui Matahari.com.
Dalam kondisi yang tidak pasti ini, manajemen perusahaan juga memberlakukan kebijakan menarik rekomendasi pembayaran dividen dan mengusulkan penangguhan semua pembayaran dividen pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan mendatang.
Perusahaan juga menelaah semua beban usaha yang tidak esensial dalam rangka penurunan beban secara besar-besaran termasuk penurunan beban sewa, penurunan beban pemasaran untuk jangka menengah, melarang perjalan dinas, penurunan beban sumber daya manusia dengan kombinasi pengurangan jam kerja, penerapan cuti tidak berbayar dan penurunan gaji dengan penurunan terbesar di tingkat manajemen senior. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Rumahkan Karyawan, Matahari Jamin Tak Lakukan PHK dan Tetap Bayar Gaji
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pt-matahari-department-store-tbk-kembali-menutup-gerai-ritel_20171122_111622.jpg)