Berita Sragen
Parno Tukang Becak Sragen Senang Terima Paket Sembako dari Bupati, Ada Beras dan Telur
Pemerintah Kabupaten Sragen terus berupaya membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Pemerintah Kabupaten Sragen terus berupaya membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.
Setelah memberikan diskon kepada pelanggan PDAM, pemda membagikan 1.613 paket sembako.
Paket sembako bagi masyarakat kurang mampu ini diberikan dengan sistem drive thru di kawasan Rumah Dinas (rumdin) Bupati Sragen.
• Janda Ini Kaget Saat Cek Calon Suaminya di Kodim Pemalang, Tidak Ada Nama Kapten Rendi
• HEBOH Donald Trump Presiden AS Bikin Keputusan Teken Perintah Eksekutif untuk Menambang Bulan
• Kisah Asmara Siswi SMP dan Duda Terbongkar karena Chat WA, Isi Chatnya Bikin Murka Keluarga
• Promo Alfamart Akhir Pekan 9-12 April 2020, Minyak Goreng hingga Biskuit, Ini Daftar Lengkapnya
Dari pintu masuk rumdin, penerima sembako berhenti untuk menjalani cek suhu tubuh terlebih dulu.
Setelah itu berlanjut diberi masker bagi yang belum menggunakan masker.
Setelah menggunakan masker, mereka memberi kupon yang ditukarkan dengan paket sembako berupa beras 5 kilogram dan setengah kilogram telur.
Pembagian sembako yang merupakan program Jaring Pengaman Sosial ini dipimpin langsung Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Wakil Bupati Dedy Endriyatno.
Bupati Yuni mengatakan bantuan paket sembako ini merupakan bantuan yang dihimpun dari Corporate Social Responsibility (CSR), rekening Sragen Peduli, dan iuran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Sragen.
"Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia tidak hanya mengancam kesehatan masyarakat, tetapi juga sosial dan ekonomi.
Banyak masyarakat pekerja harian mendapatkan kesulitan karena menurunnya pemasukan.
Bantuan ini untuk meringankan beban masyarakat,” jelasnya.
Yuni bersyukur bahwa masyarakat Sragen punya kesamaan pandangan bahwa perlu kerja sama untuk meringankan beban warga yang terdampak wabah virus Corona yang mengakibatkan kondisi ekonomi yang lesu.
“Pembagian sembako bagi masyarakat kurang mampu ini sebagai wujud kepedulian sesama dari teman-teman ASN, pengusaha dan beberapa pihak yang ingin membantu beban masyarakat kecil," lanjut Yuni.
Selain itu, Pemkab Sragen sudah menganggarkan untuk jaring pengaman sosial, yang nantinya digunakan membantu warga yang mengalami kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19.
"Wujudnya bantuan sembako bagi warga terdampak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/paket-sembako-sragen.jpg)