Virus Corona Jateng
4 Warga Cilacap Dinyatakan Positif Virus Corona, Kadinkes: 3 di Antaranya Terpapar Klaster Lembang
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengumumkan empat warga Cilacap telah dinyatakan positif virus
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengumumkan empat warga Cilacap telah dinyatakan positif virus corona, Kamis, (9/4/2020).
Satu pasien positif itu memiliki riwayat perjalanan dari Tangerang dan tiga pasien positif lainnya memiliki riwayat perjalanan dari Bandung, Jawa Barat.
Tiga pasien itu adalah dua orang berasal dari Kecamatan Wanareja dan satu orang berasal dari Cilacap Utara.
• Doa Quraish Shihab untuk Glenn Fredly Bikin Najwa Shihab Menangis Sesenggukan
• Warganya Tolak Pemakaman Perawat Korban Corona, Pak RT di Ungaran Ini Menangis: Saya Minta Maaf
• Aksi Nekat Sopir Truk Evakuasi Mandiri di Tanjakan Silayur Semarang, Warga: Gila Tuh!
• Tangisan Lepas Glenn Fredly, Mutia Ayu : “Please, Jangan Tinggalin Aku, Aura Kasih Tak Mampu Bicara
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap Pramesti Griana Dewi memastikan tiga pasien yang memiliki riwayat perjalanan dari Bandung bukan perantau, mereka adalah warga Cilacap.
Pramesti menuturkan, Dinas Kesehatan Cilacap masih melakukan tracing riwayat kontak dan perjalanan tiga pasien tersebut.
Data sementara diketahui tiga pasien tersebut masuk dalam klaster penyebaran virus corona di Lembang.
Pasalnya, di sana pada 3-5 Maret lalu, ada seminar keagamaan yang dihadiri banyak orang.
Setelah dinas kesehatan setempat melakukan rapid test terhadap peserta yang mengikuti seminar itu pada Rabu, (1/4/2020) diketahui sedikitnya 127 orang positif.
Dua warga Cilacap yang berasal dari Kecamatan Adipala dan Kecamatan Majenang, yang mengikuti acara seminar keagamaan di Lembang itu, juga telah dinyatakan positif virus corona pada Minggu, (5/4/2020).
Menurut Pramesti, dua pasien positif virus corona dari Wanareja itu juga memiliki riwayat kontak dengan pasien positif asal Majenang.
"Kami tahu ada klaster Lembang.
Ada seminar keagamaan di sana.
Itu klasternya sangat kuat. Gubernur Jawa Barat juga sudah melakukan rapid test kepada pesertanya dan ada ratusan orang lebih positif.
Sehingga beberapa orang yang mengikuti acara di sana positif juga."
"Orang Cilacap yang mengikuti acara ke sana positif juga.
Jadi kita sudah temukan yang Adipala itu dan Majenang," kata Pramesti kepada Tribunbanyumas.com, Kamis, (9/4/2020).
Sementara itu, satu pasien positif dari Cilacap Utara, dari hasil tracing sementara yang dilakukan Dinas Kesehatan Cilacap, pasien tersebut masih satu jamaah dengan acara keagamaan di Lembang, Bandung.
Saat kini, kata Pramesti, empat pasien yang positif akan diisolasi di RSUD Cilacap.
"Tim tracing Dinas Kesehatan Cilacap sudah berangkat ke empat titik melakukan tracing.
Kami pilih orang yang indikasi gejala Covid-19 kuat, lalu kita lakukan rapid test," kata Pramesti kepada Tribunbanyumas.com, di Pendopo Wijayakusuma Sakti, Cilacap.(yun).
• Persiapan Porwil Dulongmas, Seleksi Atlet Pentaque di Kabupaten Pekalongan Diperketat
• Polisi & TNI Bagikan Sembako Serentak di 1126 Lokasi Wilayah Jateng untuk Warga Kurang Mampu
• Tak Pakai Masker, Pedagang di Kudus Siap-siap Kena Sanksi Tidak Boleh Berjualan
• Juventus Kesulitan Keuangan Dampak Virus Corona, Jose Fonte Prediksi Ronaldo Balik ke Real Madrid
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kepala-dinas-kesehatan-kabulaten-cilacap-pramesti-griana-dewi-tribunb.jpg)