Wabah Virus Corona

Tablighi Jamaat Disorot Tajam, Ratusan Pesertanya Dinyatakan Positif Corona

Tablighi Jamaat mendapat sorotan tajam, akibat berulang kali mengadakan pertemuan besar meski sudah ada peringatan tentang bahaya virus corona.

(RAJAT GUPTA/EPA-EFE)
Lebih dari 1.000 peserta tabligh akbar yang digelar di Nizamuddin, New Delhi, India, dipindahkan dari lokasi, dan 24 di antaranya positif terinfeksi virus corona. Tabligh akbar ini digelar pada 31 Maret 2020. 

Kemudian setidaknya 10 orang dari pertemuan di India meninggal karena Covid-19.

Seorang pejabat Kementerian Kesehatan India mengatakan, dari 4.067 kasus virus corona di India sekitar 1.445 di antaranya terkait dengan pertemuan itu. Khurshid Naveed, anggota Dewan Ideologi Islam resmi Pakistan mengemukakan, sorotan ke peserta Tablighi Jamaat meningkat karena pertemuan dan kegiatan massal mereka.

"Mereka harus mempertimbangkan kembali kebijakannya. Negara-negara seperti Malaysia sangat simpatik terhadap mereka, tapi tidak akan begitu ke depannya," kata Naveed.

Sekitar 40 persen dari infeksi Covid-19 di Malaysia dikaitkan dengan acara Tablighi Jamaat, yang diadakan di dekat ibu kota Kuala Lumpur.

Selain acara Tabligh lokal, acara-acara di Pakistan, India, dan Malaysia juga dihadiri peserta dari negara lain.

Kasus di sejumlah lokasi lain -termasuk Gaza, Indonesia, Kamboja, dan Brunei- juga ada yang terkait dengan acara Tablighi Jamaat.

Seharusnya bisa dihentikan Didirikan di India utara pada 1927, gerakan ini telah berkembang sejak kematian pendirinya, Mohammed ilyas Kandhlawi, pada 1944.

Tablighi Jamaat kemudian memiliki jutaan pengikut.

Kelompok ini umumnya dianggap apolitis, tetapi pengaruh sosial dan budayanya telah berkembang dalam beberapa dekade terakhir.

Moussa Khedimellah seorang sosiolog Perancis yang berspesialisasi dalam tabligh mengatakan, para pengikut gerakan tersebut menempatkan kepercayaan di atas sains, sama seperti beberapa orang di agama lain.

Halaman
1234
Editor: galih permadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved