Wabah Virus Corona
Dukun Sebut Gadis Ini Muntah Darah Kena Santet, Ternyata karena Virus Corona, Pernikahan pun Gagal
Bukannya ke dokter, orangtua gadis itu malah membawanya ke dukun yang menyebutnya sakit karena santet.
TRIBUNJATENG.COM - Seorang gadis asal Madiun, Jawa Timur dinyatakan PDP (pasien dalam pantauan) virus corona Covid-19 setelah pulang dari Jakarta dalam keadaan sakit.
Bukannya ke dokter, orangtua gadis itu malah membawanya ke dukun yang menyebutnya sakit karena santet.
Gadis tersebut akhirnya meninggal dunia.
• Luhut Pandjaitan Terpukul Anaknya Menangis Lihat Dia Masuk Kamar: Uli Tidak Kenali Saya
• Pasien Positif Virus Corona Bohong saat Diperiksa, Akibatnya 76 Pegawai RSUD Purwodadi Harus Dites
• Suara Dentuman Setelah Gunung Anak Krakatau Meletus Dilaporkan Netizen Terdengar Sampai ke Bogor
• BREAKING NEWS: Gunung Anak Krakatau Meletus 10 April 2020
Di Jakarta, gadis berusia 23 tahun itu bekerja sebagai baby sitter dan sudah seminggu sakit.
Dia dipulangkan juragannya ke Madiun menggunakan mobil pribadi.
Namun, orangtua gadis itu tak langsung membawanya ke rumah sakit atau puskesmas.
Dia malah dibawa ke dukun yang ada di Gresik.
Alhasil, si dukun pun menyatakan, gadis malang tersebut sakit bukan karena virus corona, melainkan disantet.
Sekadar diketahui, gadis tersebut rencananya hendak melangsungkan pernikahan selepas lebaran idul fitri tahun ini.
Namun, usianya tak panjang untuk penyelenggaraan pernikahan tersebut.
Berikut kisah lengkapnya dan kronologi tragis si gadis sakit malah diajak ke dukun.
Gadis itu berinisial L.
Dia sudah berencana menikah dengan kekasihnya dalam waktu dekat.
Gadis itu sudah delapan tahun merantau di Jakarta dan bekerja sebagai pengasuh anak.
“Menurut keluarga demikian, almarhumah setelah mudik tahun ini akan menikah dengan kekasihnya,” kata Camat Kare, Kabupaten Madiun, Tarnu Ashidiq, Jumat (10/4/2020) sore.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/proses-pemakaman-jenazah-pdp-corona-di-purbalingga.jpg)