Selasa, 12 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Virus Corona Jateng

50 Warga Banjarnegara Pulang dari Ijtima Gowa, 1 Orang Positif Corona Hasil Rapid Test

Sekitar 50 warga Banjarnegara dilaporkan ikut bergabung sebagai peserta ijtima ulama jamaah tabligh di Gowa Sulawesi Selatan.

Tayang:
Penulis: khoirul muzaki | Editor: galih permadi
Tribun Network
Ilustrasi Update Virus Corona Covid-19 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Sekitar 50 warga Banjarnegara dilaporkan ikut bergabung sebagai peserta ijtima ulama jamaah tabligh di Gowa Sulawesi Selatan.

Mereka pun menjadi buruan petugas kesehatan Banjarnegara usai pulang dari kegiatan keagamaan di Gowa.

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengatakan, satu di antara peserta, Y (54) warga Kecamatan Purwanegara telah menjalani pemeriksaan rapid test sebanyak tiga kali.

Dampak Corona, New York Amerika Kewalahan Urusi Jenazah dan RS, 200 Mayat Dikremasi Tiap 16 Jam

Mengapa Penderita Asma, Jantung, Diabetes dan Kanker Rentan Terinfeksi Corona? Ini Penjelasan Ahli

Pencuri Hanya Pakai Celana Dalam Satroni Rumah di Tawangmangu Karanganyar Terekam CCTV

BREAKING NEWS: Kecelakaan Tabrak Lari di Semarang, Mobil Seret Motor 1,4 Km, Sopir Dihajar Warga

Dua kali pemeriksaan itu hasilnya samar.

"Tes ketiga didapatkan rapid test positif (reaktif),"katanya

Budhi mengatakan, pasien saat ini dalam kondisi baik dan dirawat di rumah sakit.

Hasil rapid test ini belum menunjukkan diagnosa pasti tentunya.

Karena itu, pihaknya masih akan melakukan uji swab untuk memastikan pasien positif atau negatif Corona.

Sebab hasil uji swab bisa saja berbeda dengan hasil tes cepat rapid tes.

Meski demikian, pihaknya tetap akan melakukan pelacakan (tracking) dan melaksanakan rapid test terhadap warga lain yang sempat kontak erat dengan pasien.

Budhi pun mengimbau bagi warga yang sempat mengikuti kegiatan keagamaan di Gowa agar melapor diri ke pemerintah desa setempat.

Mereka juga diimbau segera memeriksakan diri ke puskesmas jika mengalami gejala demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan dan sesak nafas.

Warga yang sempat kontak erat dengan peserta ijtima Gowa pun ikut diminta melapor diri ke pemerintah desa.

"Dan segera ke Puskesmas apabila mengalami gejala demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan dan sesak nafas,"katanya.(*)

Marcello Tahitoe Jera Pakai Narkoba: Gua Benci Banget! Gua Kapok!

Mengapa New York Amerika Paling Parah Dihantam Corona? Sampai-sampai 9000 Warganya Meninggal

Wajah Lugu Najwa Shihab Waktu SMA, Ditanya Pernah Bolos Atau Ngga? Ini Jawaban Putri Quraish Shihab

Tubuh Ganjar Terbakar Saat Mainan Hand Sanitizer

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved