Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Virus Corona Jateng

Pemkot Semarang Perpanjang Masa Siswa Belajar di Rumah Selama Wabah Corona

Pemerintah Kota Semarang memperpanjang masa siswa belajar di rumah selama wabah corona hingga waktu tak ditentukan.

Tribun Jateng/ Eka Yulianti Fajlin
Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Gunawan Saptogiri. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Masa kegiatan belajar dari rumah bagi siswa PAUD, TK, SD dan SMP se-Kota Semarang yang semula direncanakan hingga 13 April 2020 akhirnya diperpanjang hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Hal ini mengingat perkembangan covid-19 di Kota Semarang masih belum mereda.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Gunawan Saptogiri mengatakan, kepala sekolah wajib melaksanakan pemantauan secara berkesinambungan terhadap aktivitas guru, karyawan, dan peserta didik dalam pelaksanakan kegiatan belajar mengajar dan work from home (WFH).

Fakta Pria Karanganyar Mendadak Meninggal di Solo, Jenazah Dievakuasi Tim Medis Berpakaian APD

Banyak Orang Berburu Lidah Mertua dan Empon-empon di Ungaran saat Wabah Corona

108 Petugas Rumah Sakit Darurat Covid-19 Sragen Dilatih Khusus Lima Hari

Beraksi Setiap Tanggal 6, Komplotan Perampok Toko Emas Asal Demak Ini Tertangkap karena PSBB Jakarta

Sehingga, kebijakan yang ditetapkan ini berdampak positif sebagai bagian dari upaya pencegahan covid-19.

"Semua guru memantau siswanya masing-masing."

"Kami juga ada interaksi melalui WA group."

"Setiap guru juga melaporkan kegiatan mereka," terang Gunawan, Senin (13/4/2020).

Menurut Gunawan, ada berbagai media pembelajaran yang bisa dimanfaatkan siswa selama belajar dari rumah.

Masing-masing guru menyiapkan metode pembelajaran secara online.

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan juga memiliki laman untuk belajar secara daring yang bisa diakses di situ belajar.kemdikbud.go.id.

Mulai Senin ini, siswa juga bisa belajar melalui televisi milik pemerintah yakni TVRI.

"Selain itu juga ada beberapa aplikasi belajar yang lain."

"Tinggal pilih mau pakai yang mana untuk belajar," katanya.

Di samping itu, tambah Gunawan, Dinas Pendidikan juga memberikan pelajaran secara daring kepada perwakilan guru di masing-masing sekolah terkait cara belajar online.

Diharapkan, perwakilan guru itu bisa membagikan ilmunya kepada guru yang lain agar dapat meningkatkan kompetensi siswa.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved